Dinkes Sumsel Belum Temukan Kasus Covid-19 dari Klaster Demo UU Cipta Kerja

Senin, 19 Oktober 2020 17:34 Reporter : Irwanto
Dinkes Sumsel Belum Temukan Kasus Covid-19 dari Klaster Demo UU Cipta Kerja Demonstran tolak UU Cipta Kerja di Palembang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Meski menghadirkan ratusan bahkan ribuan massa, aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dan buruh menolak Undang-undang Cipta Kerja di Palembang beberapa waktu lalu belum didapati kasus penularan Covid-19. Tracing terus dilakukan bagi pasien yang terkonfirmasi positif baru.

Kepala Seksi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel Yusri memastikan sejauh ini tidak ada pendemo yang terpapar corona setelah berunjuk rasa. Hal itu berdasarkan riwayat bepergian pasien positif baru selama 14 hari terakhir.

"Dari tracing pasien yang baru, mereka jawab tidak ikut demo. Artinya belum ada informasi adanya penularan dari klaster demo," ungkap Yusri, Senin (19/10).

Menurut dia, kondisi itu menunjukkan penularan Covid-19 di Sumsel semakin melandai. Terbukti terjadi perubahan status di 14 kabupaten dan kota menjadi zona orange atau risiko rendah, satu zona kuning dan dua zona merah.

"Mudah-mudahan dengan kondisi ini sudah muncul zona hijau dan mendominasi," ujarnya.

Yusri mengatakan, penurunan kasus terkonfirmasi positif corona mulai berlangsung pada pekan kedua Oktober 2020. Lonjakan kasus sempat terjadi pada akhir September 2020 hingga awal bulan dan peningkatan tertinggi terjadi 6 Oktober 2020 sebanyak 121 kasus.

Berdasarkan data, hari ini terdapat 39 kasus terkonfirmasi positif baru di Sumsel menjadi 7.182 kasus, sembuh bertambah 7 orang menjadi 5.444 pasien, dan meninggal 2 orang menjadi 393 orang. Secara umum angka kesembuhan lebih besar sebanyak 76,63 persen dan kematian 5,49 persen.

"Persentasenya rata-rata 50 orang sembuh setiap harinya," pungkasnya. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini