Dinkes DKI tambah 1.100 tempat tidur untuk layani pasien KJS

    Reporter : Nurul Julaikah | Selasa, 28 Mei 2013 20:57
    Dinkes DKI tambah 1.100 tempat tidur untuk layani pasien KJS
    Pasien. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

    Merdeka.com - Pemprov DKI masih kekurangan ruang rawat inap untuk pasien pengguna Kartu Jakarta Sehat (KJS). Untuk itu, Pemprov akan kembali meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit supaya bisa melayani pasien dengan baik.

    Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-Jalan"Saat ini kita sudah ada 7.989 bed di rumah sakit untuk perawatan pasien. Kekurangannya bisa sampai 1.100 bed lagi untuk standar kapasitas ruang rawat inap," ujar Kepala Dinas Kesehatan Dien Emmawati di Gedung DPRD Jakarta, Selasa (28/5).

    Dien mengatakan penghitungan WHO, 500 penduduk sama dengan satu bed rawat inap pasien. Dengan begitu, jika pemprov Jakarta memperhitungkan 4,7 juta jiwa yang menggunakan KJS, maka pemprov membutuhkan 9.400 tempat tidur untuk ruang rawat inap. Sedangkan saat ini hanya ada 7.989 tempat tidur.

    Untuk mengatasi masalah tersebut dan menambahkan 1.411 bed, kata Dien, maka pemprov sedang membangun 12 lantai di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara. Di rumah sakit tersebut nantinya akan menambah 400 bed baru untuk menampung pasien. Selain itu, pemprov juga akan membangun ruang rawat inap untuk 31 puskesmas di Jakarta. Setiap puskesmas akan mampu menampung sepuluh bed untuk perawatan pasien inap.

    Selain rumah sakit koja dan 31 puskesmas, pemprov juga akan menambah bed untuk rumah sakit umum daerah Pasar Minggu dan rumah sakit Budi Asih untuk meningkatkan pelayanan. Jika ruang dan bed rawat inap tersebut sudah rampung, maka pemprov siap menerima pasien dan penolakan RS untuk pasien akan semakin bisa diminimalisir.

    Sebelumnya, Fahmi Zulfikar, Ketua Fraksi Damai Sejahtera mempertanyakan tentang kesiapan Kartu Jakarta Sehat. Pasalnya, ruang rawat inap di rumah sakit masih sangat kurang untuk menampung pasien yang membutuhkan pertolongan.

    [bal]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Kartu Jakarta Sehat

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE