Dilarikan ke RS Pelni, Siswa SMK Korban Unjuk Rasa di DPR Alami Luka Robek

Rabu, 25 September 2019 17:13 Reporter : Henny Rachma Sari
Dilarikan ke RS Pelni, Siswa SMK Korban Unjuk Rasa di DPR Alami Luka Robek Demo pelajar di Palmerah. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - MA, siswa SMK Sumpah Pemuda di Joglo, Jakarta Barat dilarikan ke RS Pelni. Ia menderita luka robek di bagian kepala saat berdemo di belakang gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Dia datang diantar oleh teman-temannya menggunakan motor dan langsung berlari menuju ke IGD RS Pelni dengan memegang kepala yang dibalut perban.

Menurut keterangan teman korban bernama panggilan Oki, polisi menembakkan gas air mata dan para siswa SMK tersebut kemudian melarikan diri menjauhi daerah Palmerah.

Menurut dia, banyak siswa yang tengah dirawat di Puskesmas Palmerah setelah polisi melakukan pembubaran massa.

Ratusan siswa SMK dan STM melakukan demonstrasi di belakang gedung DPR. Mereka melempari kawasan tersebut dengan batu dan petasan, hingga polisi akhirnya menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Mereka meneriaki polisi untuk membuka akses masuk menuju gerbang DPR.

Seperti diberitakan Antara, aksi siswa SMK dan STM itu dilakukan setelah pada Selasa (24/9) ribuan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR.

Mereka meminta DPR untuk membatalkan pengesahan beberapa undang-undang yang dianggap bermasalah seperti RUU KUHP, revisi UU KPK, dan RUU Pertanahan.

Aksi pada Selasa berakhir dengan kericuhan yang menyebabkan kerusakan beberapa fasilitas umum seperti halte Transjakarta dan gerbang tol dalam kota. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini