Dikirim secara ilegal lewat Gilimanuk, 5,5 ton udang segar asal Banyuwangi disita

Rabu, 14 Maret 2018 03:05 Reporter : Moh. Kadafi
udang Segar Ilegal Sebanyak 5,5 Ton Digagalkan Polisi. ©2018 Merdeka.com/kadafi

Merdeka.com - Upaya pengiriman udang segar secara ilegal melalui jalur darat ke Bali digagalkan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk pada Senin (12/3) petang. Penggagalan dilakukan saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di pos 2 atau pelabuhan Gilimanuk terhadap orang, barang dan kendaraan.

Termasuk truk dengan nomor polisi P 9280 UV yang dikemudikan oleh Heriyanto (30), asal Banyuwangi, Jawa Timur. Saat diperiksa, didapati box fiber glas tiga pintu yang di dalamnya berisi udang segar. Setelah diselidiki, pengiriman udang segar tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen sertifikasi kesehatan dari Karantina asal.

Petugas kemudian menghitung jumlah udang segar tersebut. Dari dokumen pengiriman tertera berat udang hanya 1,5 ton. Namun setelah ditimbang petugas ternyata beratnya 5,5 ton.

"Jadi dokumen pengiriman barang tidak sah. Pengirimannya juga tanpa dokumen sertifikasi kesehatan dari karantina asal udang tersebut," ucap Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi, kepada wartawan, Selasa (13/3)

Petugas langsung mengamankan pengemudi truk berikut udang 5,5 ton ke Mapolsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk pemeriksaan lebih lanjut. Udang segar tersebut menurut Muliyadi dikirim dari Banyuwangi dengan tujuan Denpasar. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Penyelundupan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini