Dijamin KPK, Pegawai BUMN Diminta Tak Takut Laporkan Korupsi

Selasa, 2 Maret 2021 11:44 Reporter : Bachtiarudin Alam
Dijamin KPK, Pegawai BUMN Diminta Tak Takut Laporkan Korupsi Gedung KPK. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menandatangani perjanjian kerjasama dalam rangka pencegahan korupsi melalui Whistle Blowing System (WBS) yang saling terintegrasi antara kedua lembaga tersebut.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan, tujuan adanya kerjasama ini untuk mendorong pegawai internal di Lembaga BUMN maupun masyarakat melaporkan bilamana ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi.

"KPK bisa memonitor tindak lanjut dari laporan (tindak pidana korupsi) yang diterima BUMN tersebut, terus pihak pelapor juga nyaman ketika menyampaikan laporan," kata Alex saat konferensi pers di Chanel Youtube KPK, Selasa (2/3).

Alex pun meminta kepada pelapor baik dari internal pegawai maupun masyarakat untuk tidak khawatir bilamana melaporkan adanya tindak pidana korupsi di lembaga BUMN. Karena dalam kerjasama ini telah diatur sejumlah perlindungan untuk memberikan rasa aman bagi pelapor.

"Yang bersangkutan juga diberikan perlindungan misalnya kemungkinan mendapatkan sanksi, entah dari lembaganya dalam hal ini BUMN atau yang bersangkutan akan dilaporkan balik terkait dugaan pencemaran nama baik," kata Alex.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, kerjasama dengan KPK diperuntukan untuk meningkatkan kualitas dalam pemberantasan korupsi di lembaga BUMN.



"Esensi bagaimana karyawan di BUMN dalam memiliki akses untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam satu BUMN yang nantinya akan telaah bersama antara BUMN dengan KPK untuk menyimpulkan apakah unsur korupsi dalam pelaporan ini," tuturnya.

Selain menghubungkan antara kedua lembaga tersebut, Kartika juga menyampaikan nantinya KPK akan rutin memberikan pelatihan bagi mitra audit BUMN untuk meningkatkan kualitas dalam verivikasi awal terhadap laporan yang ada.

"KPK juga akan melakukan pelatihan kepada mitra audit dari BUMN bagaimana mengelola dan melakukan penelaahan terhadap verivikasi awal terhadap pelaporan. Ini saya rasa langkah yang luar biasa dimana transparansi BUMN dan niat baik dari BUMN dari karyawan-karyawan untuk menjaga institusinya agar bersih dari korupsi denhan Whistle Blowing System," tuturnya.

Selebihnya selain membangun kerjasama dengan KPK, Kartika menyebutkan pihaknya telah membangun sistem manajemen anti suap dan penanganan pelaporan anti gratifikasi yang sudah berjalan.

2 dari 2 halaman

27 Perusahaan BUMN Teken Perjanjian

Sebelumnya, 27 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menandatangani perjanjian kerjasama di Gedung KPK. Perjanjian ini terkait penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi melalui Whistle Blowing System (WBS) terintegrasi. WBS adalah aplikasi untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua KPK Firli Bahuri, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, dan jajaran Direksi 27 BUMN.

"Melalui kesepakatan kerja sama WBS terintegrasi ini, diharapkan akan menghindari duplikasi, meningkatkan sinergi dan monitor atas pengaduan tindak pidana korupsi yang diterima oleh masing-masing instansi dengan KPK, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan," ujar Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya, Selasa (2/3).

27 BUMN yang berkesempatan menandatangani WBS hari ini dibagi ke dalam 5 prosesi penandatanganan, yaitu:

Batch 1:


1. Bank Mandiri


2. Bank Rakyat Indonesia


3. Bank Negara Indonesia


4. Bank Tabungan Negara


5. PT Taspen


Batch 2:


1. Pertamina


2. PLN


3. Jasa Marga


4. PT Telkom Indonesia


5. PT INTI


Batch 3


1. PT Adhi Karya


2. PT Waskita Karya


3. PT Wijaya Karya


4. PT Hutama Karya


5. PT Pembangunan Perumahan


Batch 4

1. Garuda Indonesia


2. PT Pelabuhan Indonesia I


3. PT Pelabuhan Indonesia II


4. PT Angkasa Pura I


5. PT Bahana Pembina Usaha Indonesia


6. PT Perusahaan Pengelola Aset


Batch 5

1. PT Indonesia Asahan Aluminium


2. PT Kereta Api Indonesia


3. PT Krakatau Steel


4. PT Pupuk Indonesia


5. PT Semen Indonesia


6. Perhutani [rnd]

Baca juga:
Cegah Korupsi, 27 Perusahaan BUMN Teken Kerjasama dengan KPK
Pengundian BritAma FSTVL Hadirkan Pesta Hiburan dan Hadiah
BUMN Amarta Karya Incar Pendapatan Rp1,5 Triliun di 2021
Erick Thohir Kerahkan 3 BUMN Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik
Penilaian Harga Pembebasan Lahan Proyek Nasional Mengacu Nilai Pasar
Kontrak Kapal Ternak Berlanjut, Pelni Target Muatan Meningkat 21 Persen di 2021

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini