KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Dihukum langgar wilayah Malaysia, 7 Nelayan Sumut akhirnya pulang

Senin, 28 Maret 2016 19:31 Reporter : Yan Muhardiansyah
Nelayan asal Langkat dipulangkan dari Malaysia. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Tujuh nelayan asal Langkat dan Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) yang sempat ditahan di Penang, Malaysia, dipulangkan ke Tanah Air. Mereka diterbangkan ke Bandara Kualanamu setelah menjalani hukuman di Negeri Jiran Malaysia.

Nelayan yang dipulangkan terdiri dari tiga orang asal Pantai Labu, Deli Serdang. Sedangkan empat lainnya asal Pangkalan Brandan, Langkat. Tiga nelayan Pantai Labu, Deli Serdang, yang dipulangkan masing-masing Idris, Muslim dan Syahrul. Sementara itu, empat nelayan asal Pangkalan Brandan, Langkat yaitu Mohammad Hidayat, Mohammad Mahiril, Paisal, dan Salman.

Para nelayan dipulangkan menumpang pesawat terbang dari Penang. Mereka tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Senin (28/3) siang.

Ketujuh nelayan ini sempat ditahan di Malaysia karena melanggar batas wilayah. Mereka ditahan sejak 1 Februari lalu. "Kami enggak tahu itu perbatasan karena kami nggak pakai GPS," kata Syahrul.

Kepulangan mereka pun disambut haru keluarga. Apalagi para nelayan ini merupakan tulang punggung keluarga. "Ada suami saja sulit apalagi enggak ada," kata Mahyani, istri Syahrul.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Penang Taufiq Rodhy menjelaskan, hukuman nelayan melanggar wilayah perbatasan Malaysia dihukum antara satu hingga tiga bulan kurungan. Mereka dipulangkan jika telah menjalani hukuman. "Kalau tidak ada yang membiayai kepulangannya, mereka akan ditampung dulu di depo Imigrasi sana, nanti setelah dua minggu dikirim ke Pasir Gudang di Johor Baru setelah itu baru dipulangkan secara gratis melalui Tanjung Pinang dibantu BNP2TKI," jelasnya.

Taufiq mengatakan, pihak konsulat terus mendampingi nelayan Indonesia yang tertangkap. Namun mereka tidak dapat mengintervensi proses hukum yang berlaku di Malaysia.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, terdapat 104 nelayan Indonesia yang ditahan otoritas Malaysia karena diduga melakukan illegal fishing pada 2016. Dari jumlah itu, masih ada 77 nelayan yang masih ditahan. [ang]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.