Digeruduk pengelola, Kemenkominfo bakal buka blokir 7 situs Islam

Selasa, 31 Maret 2015 19:47 Reporter : Faiq Hidayat
Digeruduk pengelola, Kemenkominfo bakal buka blokir 7 situs Islam Ilustrasi situs islam diblokir. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menormalkan kembali tujuh situs Islam yang sebelumnya diblokir karena dianggap menyebarkan ajaran radikal. Penormalan situs itu dilakukan setelah adanya mediasi antara pemilik situs dengan pihak BNPT dan Kemenkominfo.

Juru bicara BNPT, Irfan Idris mengatakan hal itu dilakukan lantaran adanya permohonan dari pemilik situs yang diblokir itu untuk diaktifkan kembali.

"Ada tujuh situs yang akan dinormalkan kembali yakni, AQLislamiccanter, almustaqbal, arrahmah, panjimas, hidayatullah, salam-online dan gemaislam," kata Irfan di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (31/3).

Sebelumnya, para pengelola media Islam mendatangi Kemenkominfo untuk melakukan media dengan BNPT dan pihak Kemenkominfo itu sendiri. Mediasi itu dilakukan guna membahas situs-situs yang diblokir lantaran dianggap melakukan tindakan radikal.

Pemimpin redaksi AQL Islamiccenter.com, Agus Soelarto membantah kalau situs yang dikelolanya itu seperti yang dituduhkan. Menurut dia, situsnya hanya memberitakan soal pengajian.

"Kami situs pengajian kok disamakan dengan situs porno," kata Agus saat mediasi dengan BNPT dan Kemenkominfo di Kantor Kemenkominfo, Jakarta.

Tak sampai di situ, dia mendesak pihak BNPT untuk mengklarifikasi kepada publik kalau situs yang dikelolanya tidak berkenaan dengan paham radikal. Jika, BNPT tak mau menjelaskan ke publik, Agus meminta bukti-bukti yang menguatkan kalau situsnya itu berpaham radikal.

"Apakah ini tugas BNPT mewakili pemerintah, kalau tak ada klarifikasi hari ini dapat pernyataan bukan situs radikal tunjukan sama kami pernah melakukan radikal," ujarnya.

Diketahui, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika merilis daftar 22 situs yang menjadi penggerak paham radikalisme di Indonesia.

Menurut Kominfo, badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah meminta situs-situs itu untuk ditutup berdasarkan surat Nomor : 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal.

Semua situs menyebarkan paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme. Berikut 22 situs tersebut:

1. arrahmah.com
2. voa-islam.com
3. ghur4ba.blogspot.com
4. panjimas.com
5. thoriquna.com
6. dakwatuna.com
7. kafilahmujahid.com
8. an-najah.net
9. muslimdaily.net
10. hidayatullah.com
11. salam-online.com
12. aqlislamiccenter.com
13. kiblat.net
14. dakwahmedia.com
15. muqawamah.com
16. lasdipo.com
17. gemaislam.com
18. eramuslim.com
19. daulahislam.com
20. mshoutussalam.com
21. azzammedia.com
22. Indonesiasupportislamicstate.blogspot.com [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini