Diduga Diterkam Buaya, Jasad Siswa SMK di Penajam Ditemukan Penuh Luka

Senin, 4 Februari 2019 14:43 Reporter : Saud Rosadi
Diduga Diterkam Buaya, Jasad Siswa SMK di Penajam Ditemukan Penuh Luka Proses evakuasi korban terkaman buaya. ©handout/BPBD PPU

Merdeka.com - M Andi Rizal (15), pelajar yang dilaporkan hilang di Sungai Ingkur, Buluminung, Penajam Paser Utara Utara (PPU), Kalimantan Timur, pagi tadi ditemukan tewas, dengan kondisi patah tulang. Dia diduga diterkam buaya, Minggu (3/2) sore kemarin.

"Iya, benar. Korban sudah ditemukan nelayan pagi tadi," kata Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD PPU, Nurlaila, kepada merdeka.com, Senin (4/2).

Nurlaila menerangkan, Rizal diduga kuat menjadi korban serangan buaya sungai, yang memang sering terlihat naik ke permukaan, dan berjemur di pinggir sungai. Saat jasadnya ditemukan, jasad Rizal relatif utuh, meski ditemukan beberapa luka.

"Tidak ada luka yang berarti. Cuma ada lecet-lecet, dan patah tulang bahu kiri. Ada juga, sedikit darah di kepala bagian belakang bagian bawah," ujar Nurlaila.

Korban Rizal, dilaporkan hilang di Sungai Ingkur, Minggu (3/2) sore kemarin. Saat itu, dia baru saja pulang mencari siput, sejenis kerang. Menggunakan perahu, Rizal lantas menghampiri adiknya di pinggir sungai.

Teriakan meminta tolong terdengar dari arah sungai. Setelah sempat tenggelam di sungai, Rizal sempat muncul ke permukaan lalu kembali tenggelam, dan tidak lagi muncul ke permukaan.

"Pencarian korban ini sebelummya sudah mulai dari kemarin. Malam tadi, dari keluarga juga ada mendatangkan pawang buaya, dan melakukan ritual dini hari tadi," ungkap Nurlaila.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Penajam Iptu Mukhlis menambahkan, korban Rizal yang juga pelajar SMK itu, ditemukan sekitar 1 kilometer dari titik awal dia tidak terlihat lagi di permukaan sungai. "Kondisi utuh. Tapi ada beberapa luka di tangan dan kakinya," kata dia. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini