Didatangi Hamzah Haz, Polda Metro melunak usut kasus Ivan Haz

Jumat, 4 Maret 2016 10:03 Reporter : Henny Rachma Sari
Didatangi Hamzah Haz, Polda Metro melunak usut kasus Ivan Haz Ivan Haz. ©2016 merdeka.com/muchlisa choiriah

Merdeka.com - Polda Metro Jaya terus mengusut kasus penganiayaan yang dilakukan Fanny Safriansyah alias Ivan Haz terhadap Toipah, pembantu rumah tangganya. Sejak kasus ini dilaporkan oleh korban, penyidik nampak garang seakan tak pandang bulu untuk menjerat si anak mantan Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz tersebut.

Bahkan, beberapa kali mangkir dari pemanggilan, penyidik mengancam akan menjemput paksa Ivan jika tak juga datang untuk pemeriksaan. Selain terjerat kasus penganiayaan, Ivan Haz juga disebut-sebut terlibat kasus narkoba. Ia terseret kasus penggerebekan narkoba di Perumahan Kostrad, Jakarta Timur beberapa waktu lalu dan dituding pernah membeli paket sabu di sebanyak 6 kali.

Alhasil, penyidik pun semakin bernafsu untuk membekuk Ivan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Khrisna Murti mengatakan pihaknya telah melayangkan pemanggilan kedua setelah mangkir pada pemeriksaan Selasa (23/2) kemarin.

"Nanti panggilan kedua Senin (29/2). Kalau enggak datang langsung saya terbitkan surat panggilan membawa (tangkap)," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, (24/2).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M Iqbal menambahkan, pada pemanggilan ketiga akan ada upaya paksa dari kepolisian. "IH dengan kasus KDRT kita akan panggil lagi hari Senin. kalau enggak datang lagi kita ada SOP akan ada panggilan dengan surat perintah membawa dan akan ada upaya paksa," kata Iqbal.

Namun, taring polisi seakan menumpul saat Hamzah Haz membesuk putranya tersebut. Bahkan, pria yang menjabat sebagai wakil presiden periode 2001-2004 itu bersedia menjadi jaminan anaknya. [rhm] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini