Didampingi Menkes Terawan, Prabowo Cek Lokasi Observasi WNI di Natuna

Rabu, 5 Februari 2020 14:53 Reporter : Merdeka
Didampingi Menkes Terawan, Prabowo Cek Lokasi Observasi WNI di Natuna Lokasi Observasi WNI dari Wuhan. kemenkopmk.go.id ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, terbang ke Natuna untuk melihat penanganan terhadap 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, China, beberapa waktu lalu. Didampingi Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Prabowo ingin mengecek proses observasi yang dilakukan terhadap dua ratusan WNI tersebut.

"Menhan mengecek semua kelayakan pangkalan militer yang digunakan sebagai tempat observasi bagi 238 WNI tersebut," kata Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Rabu (5/2).

Prabowo juga meninjau langsung lokasi karantina para WNI. Namun, dia tidak bisa berinteraksi secara langsung.

"Beliau menyesalkan dan mohon maaf kepada 238 WNI di sana.

1 dari 1 halaman

Karena aturan yang ketat selama masa observasi tidak diizinkan kontak langsung, beliau hanya bisa menyapa dari dalam bus," jelas Dahnil.

Namun, menurut dia, Prabowo memahami hal tersebut. "Beliau pahami langkah preventif sesuai prosedural tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa negara siap melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Corona," jelas Dahnil.

Untuk diketahui, jumlah korban terinfeksi virus corona sudah mencapai 20 ribu orang. Jumlah pasien tertinggi berada di Provinsi Hubei, China, yang mencapai 13.522 orang. Kabar baiknya, pasien yang sembuh juga terus bertambah hingga melewati 700 orang.

Berdasarkan peta Gis And Data pada Selasa (4/2), orang yang terinfeksi virus ini mencapai 20.701, korban meninggal 427 orang dan pasien sembuh 727 orang.

Peta Gis And Data mendapat data dari World Health Organization (WHO), Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dari Amerika Serikat, European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC), National Health Commission (NHC) dari China, dan komunitas digital kedokteran China, DXY.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [lia]

Baca juga:
Virus Corona Pukul Pariwisata RI, Bank Dunia Ramal Dampak ke Pertumbuhan Tak Besar
Geger Virus Corona, Menperin Agus Tak Akan Setop Impor Bahan Baku Industri dari China
LG dan ZTE Lewatkan MWC 2020 Akibat Virus Corona
Positif, Satu Pekerja Asal Indonesia di Singapura Terinfeksi Virus Corona

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini