Didakwa Selundupkan Harley Davidson dan Brompton, Bekas Dirut Garuda Tak Ditahan

Senin, 15 Februari 2021 21:45 Reporter : Kirom
Didakwa Selundupkan Harley Davidson dan Brompton, Bekas Dirut Garuda Tak Ditahan Penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri Tangerang tidak melakukan penahanan terhadap terdakwa mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara dan Direktur Operasional Iwan Joeniarto (IJ), atas kasus pidana kepabeanan dan penyelundupan suku cadang sepeda motor Harley Davidson dan sepeda lipat Brompton.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Tangerang, menggelar sidang perdana kasus kepabeanan dan penyelundupan yang dihadiri kedua terdakwa, dengan agenda pembacaan dakwaan.

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tangerang, mendakwa keduanya sesuai Pasal 102 Huruf E Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan dan pasal 102 Huruf H dan ketiga Pasal 103 Huruf A dengan ancaman pidana penjara minimal satu tahun dan paling lama 10 tahun serta denda minimal sebesar Rp 50 juta dan maksimal Rp 5 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, R Bayu Probo Sutopo beralasan, tidak dilakukan penahanan terhadap mantan bos perusahaan plat merah itu, lantaran kedua terdakwa masih menjalani pemeriksaan di tempat sebelumnya menjabat.

"Pertimbangan tidak ditahan itu berdasarkan hasil pemeriksaan. Ada beberapa pertimbangan. Dalam hal ini (mereka) masih dibutuhkan terkait dengan kegiatan yang ada di penerbangan," jelas Kasi Intel Kejari Kota Tangerang R Bayu Senin (15/2).

Bayu melanjutkan, penyelidikan tersebut dilakukan sebab melibatkan proses penerbangan antara negara. Meski begitu, dia memastikan kalau proses penyelidikan yang dilakukan juga menjadi perhatian Kejati Banten.

"Karena sejak awal, penelitian berkas perkara jaksa dari Kejati Banten sudah mengikuti perkembangannya," kata Bayu. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini