Dibicarakan di ASEAN Summit, Jokowi Malu Dianggap Tak Bisa Selesaikan Kebakaran Hutan

Senin, 22 Februari 2021 15:05 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Dibicarakan di ASEAN Summit, Jokowi Malu Dianggap Tak Bisa Selesaikan Kebakaran Hutan Jokowi Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan. ©2019 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar peristiwa kebakaran hutan tidak terjadi lagi di Indonesia. Sehingga tidak menjadi buah bibir bagi negara lain.

"Jangan sampai kita ini malu di ASEAN summit pertemuan negara-negara ASEAN, ada 1, 2, 3 negara membicarakan lagi soal ini," kata Jokowi saat memberikan arahan kepada Peserta Rakornas Pengendalian Karhutla di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2).

Kepala Negara berharap, dalam jangka lima tahun ke depan Tanah Air tidak mengalami kebakaran hutan. Jokowi mengaku malu lantaran dianggap tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut.

"Dalam 5 tahun ini sudah enggak ada jangan sampai ada lagi, saya titip itu, malu kita, dipikir kita tidak bisa menyelesaikan masalah ini, bisa. Tadi sudah disampaikan pak menkopolhukam sudah turun 88 persen kalau bisa ditingkatkan lagi dari angka itu," ungkapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta agar aparat hukum tidak pandang bulu untuk memberikan sanksi pada oknum pembakaran hutan. Sehingga ada efek jera yang bisa menjerat para pelaku.

"Karena kita sudah pengalaman lakukan kemarin-kemarin penegakan hukum kepada siapapun yang karhutla baik di konsesi milik perusahaan atau masyarakat diterapkan, tapi ini sudah tahu sehingga betul-betul ada efek jera," kata Jokowi

"Terapkan sanksi tegas bagi pembakar karhutla baik sanksi administrasi, perdata maupun pidana," tegasnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini