Diberi Bantuan Jamban, Warga di Serang Malah Minta Sepeda Motor

Senin, 24 Februari 2020 16:37 Reporter : Dwi Prasetya
Diberi Bantuan Jamban, Warga di Serang Malah Minta Sepeda Motor Ilustrasi. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Latar belakang warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang selalu modol atau buang air besar di kebun (Dolbon) yakni taraf ekonomi yang rendah. Saat Ibu Negara Iriana Jokowi dan istri Wapres Wury Ma'aruf Amin berkunjung ke sana untuk melihat realisasi program 1.000 jamban, ada beberapa warga malah meminta motor.

"Sebetulnya kalau keluhannya dari sisi ekonomi karena tarafnya rendah. Selain sisi ini, minta yang lain, minta motor katanya," kata Camat Kasemen Golib Abdul Mutholib, Senin (24/02).

Golib mengungkapkan Kecamatan Kasemen diberi bantuan jamban sebanyak 500 buah. Selain itu, ada beberapa Kelurahan yang mendapat sumur artesis.

Golib mengatakan jumlah kebutuhan jamban di Kecamatan Kasemen yang diajukan sebanyak 600 buah. "Hampir semua Kelurahan ada. Ada 600 yang tidak punya jamban. Butuhnya 600, dapat bantuannya 500. Kurangnya bisa hitung sendiri," ungkapnya.

Menurutnya, di setiap Kelurahan telah diberi bantuan untuk mandi, cuci, kakus (MCK) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Namun kesadaran masyarakat dalam merawat fasilitas bantuan tersebut kurang. Akibatnya, MCK menjadi tidak terawat. Sehingga program yang dicanangkan saat ini langsung diberikan ke tiap rumah warga.

"Sering sosialisasi dari Kesehatan (Dinkes). Sudah di beberapa tempat, di setiap kelurahan ada MCK. Cuma kesadaran masyarakat itu yang susah. Tinggal pakai doang, cuma masyarakat yang merawatnya yang sulit. Makanya sekarang langsung ke rumah. Tidak ada umum, sekaligus bantuan ini dengan airnya," katanya.

Sebelumnya, Iriana Jokowi memberikan bantuan berupa 1.000 jamban, satu sumur artesis dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk masyarakat Kota Serang. Iriana yang didampingi istri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Wury Estu Handayani bersama rombongan tiba di lokasi acara di Lingkungan Kenari, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin (24/2) sekira pukul 09.35 WIB.

Iriana miris mendengarkan kondisi masyarakat yang sudah 30 tahun tidak memiliki jamban. Masyarakat hanya mengandalkan kebun, sawah dan sungai untuk membuang air besar. Hal ini tentu saja tidak mencerminkan kehidupan yang sehat. Terlebih Serang adalah Ibu Kota Provinsi Banten.

"Di sini sudah hampir 30 tahun tidak memiliki jamban. Alhamdulillah dengan memiliki Ibu-ibu OASE telah membantu memberi masyarakat Kota Serang, Banten," katanya saat menyambut.

Iriana berpesan agar masyarakat mengubah pola dan prilaku hidup bersih. Hal itu untuk menciptakan kualitas lingkungan yang sehat.

"Saya titip, tolong ya Ibu, Bapak semua perlu kebersihan. Jamban ini sangat perlu sekali pakai yang ada di Banten ini," katanya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini