Di Tengah Penerapan Ganjil Genap, Ade Yasin Singgung Jalur Puncak II

Senin, 20 September 2021 12:15 Reporter : Rasyid Ali
Di Tengah Penerapan Ganjil Genap, Ade Yasin Singgung Jalur Puncak II Ade Yasin. ©2021 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Bupati Bogor Ade Yasin kembali menggaungkan pembangunan Jalan Poros Tengah Timur (Puncak II), di tengah penerapan uji coba rekayasa lalu lintas ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor.

Menurut Ade solusi jangka panjang untuk memecahkan masalah kemacetan di Jalan Raya Puncak, salah satunya dengan membangun jalan baru, sebagai alternatif dengan rute yang kurang lebih sama.

Sehingga, dengan adanya Jalur Puncak II, diharapkan kendaraan yang menuju Cianjur atau Bandung, tidak lagi melewati Jalan Raya Puncak yang dianggap sudah sangat padat.

"Selain mengurangi kemacetan di Jalan Raya Puncak, Jalur Puncak II juga untuk meningkatkan infrastruktur jaringan jalan regional di wilayah Jawa Barat, dan akan menghubungkan wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Serta memberikan manfaat untuk tiga provinsi yakni Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta," jelas Ade, Senin (20/9).

Ade menambahkan, berdasarkan hasil kajian, pembangunan jalur PTT akan menciptakan efisiensi jarak tempuh sekitar 16 persen dan menurunkan tingkat kemacetan kawasan Puncak sebesar 50 persen.

Di sebagian titik pada kawasan yang akan dilalui oleh PTT memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Hingga saat ini sudah banyak dibuka kawasan wisata, sehingga jika akses jalan ditingkatkan, akan membagi tujuan wisata masyarakat, tidak lagi terfokus ke Puncak.

Rencana jalur Poros Tengah Timur berada di Kabupaten Bogor dan Cianjur, yakni menghubungkan antara Sirkuit Sentul yang berada di akses pintu Tol Jagorawi dengan Istana Cipanas yang berada di jalan nasional Puncak-Cianjur serta Cariu yang berada di jalan provinsi ruas Transyogi.

"Total perkiraan anggaran yang dibutuhkan adalah kurang lebih sebesar Rp5 triliun. Namun keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga membutuhkan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat," beber Ade. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jalur Puncak
  3. Bogor
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini