Di Sidang PBB, Jokowi Soroti Nasib Perempuan Afghanistan dan Kemerdekaan Palestina

Kamis, 23 September 2021 09:27 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Di Sidang PBB, Jokowi Soroti Nasib Perempuan Afghanistan dan Kemerdekaan Palestina Jokowi Pidato di Sidang PBB. ©2020 Kementerian Luar Negeri

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara lain untuk serius menangani intoleransi, terorisme dan perang. Selain itu, jaminan hak perempuan dan kelompok minoritas harus ditegakkan.

"Kita harus tetap serius menangani intoleransi, konflik, terorisme dan perang. Perdamaian dalam keberagaman, jaminan hak perempuan dan kelompok minoritas harus kita tegakkan," katanya saat pidato di sidang majelis umum ke-76 PBB secara virtual, Kamis (23/9).

Jokowi menyebut, potensi praktik kekerasan dan marjinalisasi perempuan di Afganistan, kemerdekaan Palestina yang makin jauh dari harapan, serta krisis politik di Myanmar harus jadi agenda bersama.

"Pemimpin ASEAN telah bertemu di Jakarta dan menghasilkan five poin konsensus yang implementasinya butuh komitmen militer Myanmar," ujarnya.

Jokowi menambahkan, harapan besar masyarakat dunia harus dijawab dengan langkah nyata dan hasil yang jelas. Menurutnya, hal itu ditunggu masyarakat dunia.

"Itulah kewajiban yang ada di pundak kita yang ditunggu masyarakat dunia. Itulah kewajiban kita untuk memberi harapan masa depan dunia," pungkasnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini