Di Sekolah, Arya Bocah Obesitas Dikenal Jago Pelajaran IPA dan IPS

Selasa, 8 Januari 2019 14:09 Reporter : Bram Salam
Di Sekolah, Arya Bocah Obesitas Dikenal Jago Pelajaran IPA dan IPS Arya Bocah Obesitas Asal Karawang. ©2019 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Arya Permana (13) anak obesitas asal Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, sempat membuat heboh. Bahkan viralnya pemberitaan tentang Arya menjadikan bocah tersebut menjadi anak terberat sedunia versi media dalam dan luar negeri.

Arya yang masih duduk di kelas VI SDN Cipurwasari 1, dua tahun lalu mempunyai bobot badan 192 kg, kini menjadi 80 kg, penurunan bobot badan bocah ini, setelah melalui berbagai upaya operasi dan diet pola makan yang diatur oleh kedua orang tuanya.

Arya juga merupakan siswa yang pintar dan berprestasi dalam mata pelajaran, sejak kelas satu hingga kelas 2 selalu meraih ranking teratas, namun setelah kelas 4 sempat turun menjadi ranking 10 besar karena bobot badan yang besar menyulitkan untuk proses belajar mengajar.

"Prestasi Arya turun menjadi 10 besar, karena kesulitan belajar bobot waktu kelas 4 hingga 192 kg, belajarnya di rumah" kata Ncung Jamalidin, guru kelas 4 Arya Permana, Selasa (8/1).

Meski memiliki kisah bobot badan yang terus meningkat, Aria sebenarnya merupakan anak cerdas dan berprestasi. Walaupun sempat berhenti sekolah pada saat masuk kelas 3, dia kemudian melanjutkan pendidikan melalui home schooling.

"Waktu kelas 3 sempat berhenti masuk sekolah, namun belajar di rumah terus dilakukan oleh guru," katanya.

Kini Arya sudah duduk kelas VI, prestasi Arya kembali naik memjadi ranking 3, setelah sempat turun ranking ke 10, prestasi ini didapat karena keinginan untuk sekolah masih tinggi malah ingin terus melanjutkan sekolah ke tingkat lanjutan pertama.

"Mata pelajaran yang kerap mendapat nilai tertinggi adalah pelajaran IPA dan IPS," tandasnya.

Hal ini dibenarkan oleh Ibu Arya Permana, Rokayah (35) mata pelajaran yang menonjol bagi Arya yaitu pelajaran IPA dan IPS, sementata pelajaran lainnya biasa saja tidak terlalu baik nilai pelajaran uang didapat.

"Kalau pelajaran matematika nilainya biasa saja tidak tinggi, nilai yang paling tinggi adalah pelajaran IPA dan IPS bisa angka 8," tuturnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini