Di mata Didi Kempot Djudjuk dikenal suka ngemong seniman baru

Jumat, 6 Februari 2015 17:12 Reporter : Arie Sunaryo
Di mata Didi Kempot Djudjuk dikenal suka ngemong seniman baru Djudjuk Srimulat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabar meninggalnya Djudjuk Srimulat dibenarkan penyanyi campur sari asal Solo, Didi Kempot. Sebagai rekan sesama seniman yang juga berasal dari Kota Solo, pelantun lagu Stasiun Balapan itu merasa sedih dan sangat kehilangan.

"Saya dikabari oleh keluarga mbak Djudjuk tadi melalui pesan SMS (short message service)," ujar Didi saat dihubungi wartawan.

Semasa hidupnya, kata Didi, almarhumah adalah sosok yang baik hati dan suka 'ngemong' para seniman muda yang sedang meniti karir.

"Mbak Djudjuk itu suka ngemong seniman-seniman baru," katanya.

Didi mengungkapkan, sebagai sesama seniman ia sangat kehilangan sosok yang luar biasa di kalangan para seniman.

Sebelumnya, komedian Srimulat, Djudjuk Juwariyah (67) Jumat (6/2) sore, meninggal dunia, setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta. Istri almarhum Teguh Slamet Rahardjo alias Kho Tjien Tiong pendiri Srimulat ini meninggal akibat sakit kanker.

Salah satu menantu Djudjuk, Quirinto mengatakan ibu mertuanya tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr Sardjito sejak Senin kemarin.

"Bu Djudjuk mendapat perawatan sejak Senin sore. Tapi sore ini beliau meninggal dunia karena sakit kanker," ujar Quirinto saat dihubungi wartawan.

Menurut Quirinto, saat ini jenazah ibu mertuanya masih berada di rumah sakit untuk dimandikan. Usai dimandikan jenazah Djudjuk akan segera di bawa ke rumah duka, di Kelurahan Sumber, Banjarsari Solo, tak jauh dari kediaman Presiden Joko Widodo.

"Ibu Djudjuk memang sudah cukup lama menderita penyakit kanker. Tahun 2012 lalu, beliau pernah menjalani operasi di Singapura," pungkasnya. [hhw]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini