Di Ciamis, ASN, Camat & Kades Turut Sosialisasikan Persiapan New Normal ke Warga

Kamis, 4 Juni 2020 15:49 Reporter : Mochammad Iqbal
Di Ciamis, ASN, Camat & Kades Turut Sosialisasikan Persiapan New Normal ke Warga Pembuatan Face Shield. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis mulai mempersiapkan diri menuju fase kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19. Menghadapi hal tersebut, para ASN (aparatur sipin negara), Camat, dan Kepala Desa di Ciamis diturunkan untuk menyosialisasikan persiapan.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan bahwa fase new normal akan mulai diterapkan setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial di wilayah itu berakhir. New normal sendiri bagina menjadi suatu keniscayaan karena belum diketahu kapan pandemi ini akan berakhir.

"Vaksin juga belum ditemukan. Kita harus mulai mempersiapkan segala sesuatunya," kata Hersiatt, Kamis (3/6).

Untuk menyiapkan fase kenormalan itu sendiri, ia mengaku sudah menginstruksikan ASN, Camat, dan Kepala Desa agar menyosialisasikan persiapan menghadapi new normal kepada seluruh masyarakat. "Fase new normal di Kabupaten Ciamis akan dilakukan setelah PSBB selesai pada 12 Juni 2020," akunya.

Dengan sosialisasi yang dilakukan pihaknya dan dengan segala persiapan menghadapi new normal, ia berharap agar masyarakat bisa beradaptasi. Dengan begitu, maka seluruh aktivitas seluruh masyarakat bisa berjalan normal walau dengan segala keterbatasannya.

"Tentu dalam persiapan ini kita perlu mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Ciamis, terutama bagi wilayah yang masih laksanakan PSBB secara parsial," ucapnya.

Saat ini sendiri, Kabupaten Ciamis masih menerapkan PSBB secara parsial di enam Kecamatan, yaitu Kecamatan Ciamis, Kawali, Panawangan, Panumbangan, Banjarsari, dan Pamarican. Walau begitu, wilayah kecamatan yang tidak termasuk dalam pengetatan tersebut tetap harus mematuhi protokol kesehatan dan physical distancing.

Pemkab Ciamis pun hingga saat ini masih tetap melaksanakan pemeriksaan kepada para pendatang maupun yang keluar dari wilayah Kabupaten Ciamis di 15 pintu masuk dan keluar, sampai 12 juni 2020. "Dishub, Satpol PP, dan Dinas lainnya termasuk TNI dan Polri tetap siaga di daerah perbatasan," tutupnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini