Di balik kunci sukses Banyuwangi raih Adipura lima kali beruntun

Sabtu, 5 Agustus 2017 06:16 Reporter : Ibnu Siena
Di balik kunci sukses Banyuwangi raih Adipura lima kali beruntun Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Lima tahun terakhir dan secara berturut-turut Banyuwangi berhasil meraih Adipura, lambang supremasi kebersihan kota di Indonesia. Padahal 17 tahun sebelum itu Banyuwangi lama tak merasakannya. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun tak segan membeberkan rahasianya.

Menurut Anas, bertahannya Adipura di kota paling timur di Indonesia itu berkat sistem pemerintahannya. Tetapi, lebih dari itu, kata Anas, karena masyarakatnya yang selalu turut berpartisipasi menjaga kebersihan kota.

"Semua berperan nyata, seperti petugas kebersihan dan persampahan," kata Bupati Anas. "Yang paling nyata adalah semua warga. Karena kunci kebersihan ada di masyarakat."

Di luar itu, strategi teknis diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Pemasangan CCTV di sejumlah titik aliran sungai, dan beberapa pintu air dipercantik, misalnya.

Sejumlah petugas, seperti petugas drainase, pengelola taman, dan bank sampah juga ditempatkan. Tak main-main, sebanyak 600 lebih petugas diberdayakan.

"Sehingga warga malu membuang sampah ke sungai," jelasnya.

Mengapresiasi itu semua, Bupati Anas, memberikan hadiah kepada para tenaga honorer kebersihan berupa tiket Umroh ke tanah suci. Sementara ratusan petugas lainnya, diajak Bupati Anas ziarah ke lima wali di Jawa Timur. Hadiah tersebut diberikan kepada petugas yang memiliki kinerja bagus.

"Selain itu, program ini juga sebagai pemantik semangat yang lainnya agar bekerja lebih baik lagi," harapnya.

Anas menyampaikan, program umrah gratis ini telah dilakukan sejak tahun 2013. Setiap tahunnya, Pemkab memilih dua orang melalui proses pengundian, satu orang pria dan satu wanita.

"Nama-nama yang berhak mengikuti undian ini, sebelumnya telah diseleksi secara ketat, baik kinerja maupun pola pikirnya. Kita lihat seberapa besar motivasinya untuk mengurangi volume sampah dan mewujudkan lingkungan yang bersih," sebutnya.

Sementara itu, Eni Endangwati, tenaga honorer yang beruntung, mengungkapkan dirinya tidak menyangka mendapat undian berangkat umrah dari Anas. "Alhamdulillah Ya Allah. Saya kaget, seneng banget. Gak nyangka bisa pergi umroh gratis," ucapnya.

Demikian dengan Eny yang juga tak percaya bisa berangkat umrah. Dia pun mengucapkan terima kasihnya kepada Anas. [ibs]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini