Di Bali ada cokelat rasa internasional dari buah lokal

Rabu, 30 November 2016 11:01 Reporter : Gede Nadi Jaya
Cokelat dari Bali. ©2016 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Perjuangan Inda Trimafo Yuda, akhirnya berbuah manis. Hasil ini semanis usaha cokelat miliknya dari buah kakao lokal, namun berkualitas.

Bahkan sejumlah petani buah kakao di Bali kini juga mulai sumringah. Dengan berkembangnya usaha produksi cokelat diberi nama POD dan didirikan di desa Sembung jalur Denpasar-Bedugul Bali ini.

"Jujur saja semua berawal dari kecintaan saya terhadap cokelat. Bahkan semua jenis rasa cokelat saya nikmati. Saat saya keliling toko coklat di Francis bersama suami, saya coba selidiki asal produksi coklat di Francis ini hingga bisa mahal dan kualitasnya tinggi," ungkap wanita 40 tahun ini, Rabu (30/11).

Wanita asal Petang, Kabupaten Badung ini mengaku sangat terkejut jika ternyata sebagian besar buah kakao diproduksi menjadi coklat terbaik di Francis berasal dari tangan petani Indonesia. "Tahu tidak ternyata itu cokelat di Francis berasal dari buah kakao pilihan terbaik dan itu berasal dari Indonesia. Di situ saya mulai berpikir kenapa tidak kita manfaatkan momen ini," tuturnya.

Dirinya juga melihat banyak petani buah kakao bernasib tidak bagus. Ini dikarenakan dibeli pengepul dengan harga murah. "Hitung-hitung sambil saya mencoba membantu petani," imbuhnya.

Saat ini bersama suami Tobby Garret asal Austrilia, dirinya mencoba mengembangkan usaha wisata dengan paket kegiatan lainnya serambi menikmati cokelat produksi POD.

Sejauh ini, untuk usaha cokelat ini diambil dari buah kakao asal Makassar, Bali, Papua dan beberapa daerah di Pulau Jawa. Meski tengah menuai manis, namun dia tetap merasa kesulitan. Ini dikarenakan keterbatasan modal dan mesin produksi.

"Produksi kita saat ini hanya memenuhi pasar nusantara saja belum keluar internasional. Ke depannya akan coba untuk Asia khususnya di Jepang yang sangat jadi penggemar coklat," ungkap Inda.

"Sementara saat ini baru menciptakan 8 model coklat dengan banyak jenis rasa," terang [ang]

Topik berita Terkait:
  1. Bali
  2. Pariwisata Bali
  3. Cokelat
  4. Denpasar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini