Derita Pendatang di Wamena Akibat Kerusuhan Berujung Petaka

Selasa, 1 Oktober 2019 05:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Derita Pendatang di Wamena Akibat Kerusuhan Berujung Petaka Kerusuhan di Wamena. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, menjadi mimpi buruk bagi warga. Bukan hanya warga asli Wamena, tapi juga bagi warga pendatang.

Mereka mesti menerima kenyataan pahit bahwa situasi Wamena membuat gusar hati. Apalagi sejumlah pendatang turut menjadi korban kerusuhan di Wamena. Berikut derita para pendatang di Wamena akibat kerusuhan yang terjadi:

1 dari 3 halaman

Puluhan Pendatang Meninggal

Kerusuhan di Wamena, Papua, menyisakan duka mendalam bagi pendatang. Perusuh membabi buta terhadap warga dan pendatang di Wamena.

Akibat kerusuhan itu, puluhan pendatang meninggal. "22 adalah masyarakat pendatang Papua. Mereka meninggal akibat luka bacok dan akibat terbakar dalam rumahnya yang dibakar atau runtuh karena dibakar," kata Kapolri Tito Karnavian di kantor Kemenko Polhukam, Selasa (24/9/2019).

2 dari 3 halaman

Harus Mengungsi

Sekitar 3.200 warga diungsikan dari Wamena. Hal ini untuk menjaga keamanan warga dari para perusuh. Dari ribuan warga yang mengungsi, paling banyak pendatang.

"Warga pendatang yang berasal dari Makassar, Padang, kemudian dari Jawa Timur. Jadi seluruh warga pendatang yang ada di Wamena," kata Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, Minggu (29/9).

3 dari 3 halaman

Ketakutan dan Trauma

Kerusuhan di Wamena yang menelan puluhan korban jiwa, membuat pendatang ketakutan dan trauma berat. Sebagian pendatang ingin pulang kampung lantaran takut terjadi kembali kerusuhan.

Meski begitu, Polri menegaskan bahwa perusuh tidak mengincar warga pendatang.

"Pelaku pembakaran bukan penduduk asli Wamena (orang Lembah Baliem). Mereka justru banyak membantu memberi perlindungan kepada para pendatang dengan mengamankan di rumah warga maupun gereja," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal, Minggu (29/9). [dan]

Baca juga:
Wiranto: Pengungsi di Jayapura Capai 3.225 Orang, Kondisi Wamena Kondusif
Cegah Kerusuhan Papua Terulang, Komnas HAM Minta Masyarakat Tak Mudah Termakan Hoaks
Usai Kerusuhan Wamena, 7.278 Warga Masih Bertahan di 59 Lokasi Pengungsian
Bupati Jhon Richard Sebut 1.261 Orang Eksodus dari Jayawijaya
Permudah Warga Cari Info Terkait Wamena, ACT Buka Crisis Center

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini