Deretan biduan dangdut yang tewas tragis

Selasa, 5 April 2016 09:04 Reporter : Muchlisa Choiriah
Deretan biduan dangdut yang tewas tragis Irma Bule. ©facebook.com/nino.ardiansyah

Merdeka.com - Pecinta musik dangdut di Karawang, Jawa Barat, seorang pedangdut dan penari, Irmawati (29) alias Irma Bule, tewas dipatuk ular. Irma tewas setelah mendapat gigitan ular jenis King Cobra saat mengisi acara hajatan di Karawang, Jawa Barat.

Selama ini Irma memang dikenal masyarakat Karawang dan sekitarnya sebagai pedangdut selalu tampil memakai ular. Pekerjaan itu dilakoninya sejak dua tahun silam.

Sayang, pekan kemarin menjadi akhir perjalanan Irma Bule pentas bersama ularnya tersebut. Wanita berusia 28 tahun itu tewas setelah dipatuk ular di bagian pahanya.

Nasib nahas yang menimpa para pedangdut rupanya bukan hanya dialami Irma Bule. Berikut rangkuman merdeka.com, para pedangdut yang mengalami kematian tragis.

1 dari 4 halaman

Manggung bawa ular, pedangdut Irma tewas dipatuk

irma bule. ©2016 Merdeka.com

Irmawati (29) alias Irma Bule, seorang pedangdut dan penari tewas dipatuk ular. Korban saat itu sedang menari di atas panggung bersama ular jenis King Cobra dalam acara hajatan di Dusun Selang Hajat, Desa Lemahabang Kecamatan Lemah Abang, Karawang, Jawa Barat.

Sambil itu Irma menari diiringi musik organ tunggal. Namun secara tiba-tiba ular berbisa itu mematuk paha korban saat sedang menari dihadapan penonton.

"Saat lagu pertama ular yang diajak menari oleh korban tidak menyerang. Selesai lagu pertama kemudian korban turun dan ular dimasukkan ke dalam karung," kata Karya, saksi mata dan kerabat Irma, Senin (4/4).

Kemudian bergiliran para penyanyi dangdut naik ke panggung menyanyikan sejumlah lagu. Pada saat giliran korban kembali menari bersama ular, tiba-tiba di pertengahan lagu ular tersebut menggigit paha Irma. Meski mendapat gigitan ular, Irma tidak bereaksi, malah meneruskan lagi hingga selesai dimainkan.

"Saat turun dari panggung korban malah bercanda dengan teman-temannya seperti tidak merasakan sakit karena digigit ular," lanjut Karya.

Saat bersenda gurau dengan temanya di belakang panggung mendadak korban tersungkur dan tak sadarkan diri. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit Intan Barokah Karawang. Namun pihak rumah sakit tidak sanggup menangani hingga korban dirujuk ke RSUD Karawang.

"Tapi sebelum dokter RSUD datang nyawa Irma tidak tertolong lagi," ujar Karya.

2 dari 4 halaman

Penyanyi dangdut tewas over dosis usai pesta inex di diskotek

over dosis . shutterstock

Penyanyi panggung kelompok musik dangdut lokal asal Kediri, Jawa Timur, Novita Sari, tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit. Kini jenazah penyanyi berusia 23 tahun itu masih menjalani proses autopsi di Kamar Jenazah RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Dugaan sementara pihak kepolisian, Novita mengalami over dosis usai menggelar pesta inex di salah satu klub malam yang ada di kawasan Tegalsari, Surabaya, Rabu malam kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, AKP Ricky mengatakan, peristiwa kematian penyanyi dangdut asal Kediri itu, baru diketahui pihaknya setelah ada laporan dari pihak rumah sakit.

"Novita dikabarkan dalam kondisi tak sadarkan diri saat dibawa dari Hotel Cosmo ke rumah sakit oleh rekan-rekannya," kata Ricky, Kamis, 7 November 2013.

Dugaan over dosis ini, lanjut Ricky, selain dari keterangan saksi-saksi, yang juga teman Novita sendiri, kondisi tubuh korban juga menunjukkan tanda-tanda adanya over dosis.

"Kondisi itu seperti, matanya dalam keadaan sayu, pucat dan tubuhnya kaku, yang sepertinya, sebelum meninggal, korban mengalami kejang-kejang karena menahan sakit," katanya.

Ricky juga mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, Novita yang merupakan penyanyi dari kelompok musik dangdut lokal itu, datang dari desanya di Jalan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kediri ke Kota Pahlawan bersama tiga rekannya.

Pada Rabu malam, masih menurut Ricky, mereka datang ke sebuah diskotek yang ada di Surabaya dan bertemu dengan tamu laki-laki. "Kemudian mereka menggelar pesta miras (minuman keras). Saat itu juga, korban dan rekan-rekannya juga mengonsumsi narkoba jenis inex," katanya.

Usai berpesta, mereka check-in di Hotel Cosmo sekitar pukul 05.00 WIB dan memboking dua kamar. Selang beberapa jam, Novita dalam kondisi sekarat dan dilarikan ke Klinik Pusura sekitar pukul 09.00 WIB.

"Karena denyut nadinya lemah, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Adi Husada dalam keadaan sudah sangat kritis, dan dia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," tandas Ricky.

Untuk selanjutnya, pihak kepolisian masih akan menunggu hasil autopsi jenazah korban guna memastikan penyebab kematian si penyanyi dangdut asal Kediri itu.

3 dari 4 halaman

Mobil terguling, biduan dangdut Dewi Angin-angin tewas

ilustrasi kecelakaan mobil. ©2015 Yahoo.com

Arik Anjarwati alias Lanjar alias Dewi Angin-Angin (26) penyanyi dangdut terkenal asal Tegalsari, Semin meninggal dunia di RS Panti Rahayu Kelor, Karangmojo, Kamis, 12 September 2013.

Arik meninggal setelah mobil Toyota Avanza AB 1725 BD yang dikendarainya selip dan menabrak pembatas jalan hingga menyebabkan mobil terguling berkali-kali di ruas jalan Karangmojo-Semin.

Penyanyi dangdut berstatus janda kembang meninggalkan seorang anak berusia 6 tahun, Darel. Darel merupakan anak dari hasil pernikahan pertamanya dengan Aan, warga Semin.

Tragisnya Arik dikabarkan akan melaksanakan pernikahannya dengan salah satu anggota polisi berpangkat Kompol berinisial S dan saat ini masih bertugas di Wilayah Yogyakarta.

"Arik sebentar lagi mau menikah, memang pelaksanaanya belum banyak orang tahu tapi dalam waktu dekat yang jelas mau dilaksanakan," jelas Titik Priyanti (55) salah satu keluarga Arik.

Warga mengaku terkejut dengan meninggalnya Dewi Angin-Angin. Menurut warga korban merupakan sosok penyanyi dangdut tersohor, ramah dan pandai bersosialisasi dengan lingkungannya.

"Meski sibuk dengan jadwal panggungnya, Arik tetep kerap bersosialisasi, bahkan orangnya sangat ramah dengan tetangga-tetangganya yang lain," ujar Farid (28) tetangga korban.

4 dari 4 halaman

Kecelakaan, pedangdut Rere Gocing meninggal dunia

Ilustrasi Kecelakaan Mobil Mewah. ©2015 Merdeka.com

Kabar duka menyelimuti dunia musik dangdut Tanah Air. Pedangdut seksi Rere Gocing, Rabu, 3 September 2014, dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan di wilayah Pemanukan, Jawa Barat. Kabar tersebut tersebar lewat broadcast via BBM yang beredar dari teman-teman pelantun lagu Alay itu.

"Innalillahi wainaillaihi rojiun. Telah meninggal dunia artist Rere Gocing hari ini akibat kecelakaan mobil di Pemanukan. Semoga amal ibadah alm diterima di sisi Allah Swt. dan Dilapangkan Kuburnya Aamiin yra..O:)," tulis broadcast yang mengaku mendapat informasi dari KZM Management, Rabu (3/9).

BBM kabar duka tersebut diperkuat dengan broadcast lain yang mengaku dari sumber yang berbeda. BBM kedua bersumber dari manajer Rere Gocing langsung.

"Kabar resmi dari PUTRA 'Tiga Management' Manager Rere Goching :Innalillahi wainnailaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah Rere Gocing, akibat kecelakaan, info dari Te2 Ani (kak ipar) jam 11.30 WIB siang ini. Semoga diterima amal ibadahnya," tulisnya.

KapanLagi.com® mencoba menggali informasi kabar duka ini melalui salah satu sahabatnya, Ageng Kiwi. Namun Ageng juga sedang mencari tahu soal kabar tersebut.

"Ini lagi aku cek dulu kebenarannya, ya Allah kasian banget sih, kemarin masih bbman sama aku katanya mau ketemu aku kangen, rencana Jumat. Besok mau ketemuann," jawabnya. [gil]

Baca juga:
Fakta-fakta tragis pedangdut Irma Bule tewas dipatuk kobra
Polisi periksa penonton terkait kematian pedangdut Irma Bule
Jangan sekali-kali pedangdut jadikan ular kobra pemanis di panggung
Tewas dipatuk kobra, honor pedangdut Irma Bule hanya Rp 500 ribu
Pedangdut Irma Bule dipatuk karena tak sengaja injak buntut kobra

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini