Densus 88 Tangkap Seorang Mahasiswa di Kota Malang Terduga Teroris

Selasa, 24 Mei 2022 15:43 Reporter : Nur Habibie
Densus 88 Tangkap Seorang Mahasiswa di Kota Malang Terduga Teroris Densus 88. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror Polri telah menangkap satu orang terduga teroris atas nama inisial IA (22). Penangkapan terhadap seorang pria ini dilakukan pada Senin (23/5) sekira pukul 12.00 WIB, di Kota Malang, Jawa Timur.

“Satu orang tersangka atas nama inisial IA, umur 22 tahun seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang," kata Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (24/5).

Dia menjelaskan, untuk keterlibatan IA yakni mengumpulkan dana untuk membantu Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang berada di Indonesia. Tak hanya itu, IA juga mengelola media sosial dalam rangka penyebaran materi-materi ISIS terkait tindak pidana terorisme.

"Ketiga, yang bersangkutan berkomunikasi secara intens dengan tersangka dari kelompok JAD atas nama MR yang sudah ditangkap, dalam rangka merencanakan amaliah terhadap fasilitas umum dan kantor-kantor polisi," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Kini, penyidik dari Densus 88 masih memproses dan mendalami lebih lanjut terkait keterlibatan terduga teroris tersebut dan mengembangkan terhadap tersangka lainnya.

Lalu, terkait komunikasi yang dilakukan antara IA dengan MR atau terduga teroris yang sudah ditangkap lebih dulu ini dilakukan sebelum MR ditangkap oleh Densus.

"(Komunikasi) Sebelum saudara MR ditangkap, saudara MR ditangkap di tahun ini juga. Penangkapan itu tentunya kita kan tidak menerima keterangan langsung melakukan penindakan. Penyidik Densus sangat berhati-hati dalam melakukan tindakan, mengumpulkan bukti yang cukup untuk melakukan upaya-upaya paksa termasuk upaya penangkapan," ungkap Ramadhan.

Terkait dengan barang bukti yang disita, dia belum bisa membeberkannya. Akan tetapi, penangkapan itu disebutnya dengan berdasarkan bukti yang ada.

"(Barang bukti disita) Untuk menangkap tersangka tentu penyidik harus memiliki alat bukti. Tapi dalam keterangan ini, masih didalami oleh penyidik. Alat bukti yang dimiliki Densus tentu sudah cukup. Karena menentukan sebagai tersangka, kita harus mendasari minimal dua alat bukti," tutupnya. [fik]

Baca juga:
Kesaksian Ketua RW saat Ikut Geledah Indekos Mahasiswa Malang Terlibat ISIS
Kapolda Sulteng: Teroris DPO MIT Poso Tersisa Satu Orang
Tangkap 24 Terduga Teroris MIT, Densus 88 Sita 10 Senjata Api, Amunisi & Panah
Ini Peran 24 Terduga Teroris Kelompok MIT Poso dan Pendukung ISIS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini