Demokrat Ingatkan Calon Kapolri: Jaga Keberagaman & Tak Main Hakim Sendiri

Rabu, 13 Januari 2021 13:09 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Demokrat Ingatkan Calon Kapolri: Jaga Keberagaman & Tak Main Hakim Sendiri Politikus senior Partai Demokrat Benny Kabur Harman. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Jokowi menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri. Jokowi tinggal menunggu persetujuan DPR untuk melantik Sigit yang menggantikan Jenderal Idham Azis karena pensiun.

Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman berharap calon Kapolri yang akan datang memiliki kemampuan dalam menjaga keberagaman dan berdiri di atas semua golongan yang ada di Indonesia agar tetap harmoni.

Hal lain yang perlu diutamakan dalam tugas, kata Benny, Kapolri harus menjunjung tinggi nilai demokrasi, menjaga netralitas dari kepentingan politik, serta yang mutlak harus ditegakkan aturan hukum yang berlaku dengan tetap menjaga profesionalisme Polri.

"Kapolri harus benar-benar tegakkan aturan hukum, menjaga keberagaman dan kemajemukan masyarakat, tidak main hakim sendiri atas nama stabilitas politik, jaga netralitas dalam pemilu dan pilkada, dan menjaga nilai-nilai demokrasi," papar Benny kepada wartawan, Selasa (12/1).

Waketum Demokrat ini ingin Kapolri yang terpilih nanti memiliki integritas dan berdiri di atas semua kelompok. Dia tidak berharap Kapolri yang nantinya ditunjuk menjadi bagian dan menjalankan kepentingan kelompok tertentu.

"Kapolri yang ditunjuk hendaknya berdiri di atas semua kelompok, golongan, dan kepentingan, tidak menjadi bagian dari agenda politik kekuasaan dari partai yang berkuasa," ujar Benny.

Meskipun demikian, dia menyadari bahwa Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif untuk mengajukan nama calon Kapolri. Dia hanya berharap pemilihan nama calon Kapolri tidak dipengaruhi pihak lain.

"Presiden punya hak eksklusif untuk mengajukan nama calon Kapolri ke DPR RI berdasarkan nama-nama yang diajukan Kompolnas. Harap Presiden tidak dibelenggu kekuatan oligarki dalam menentukan figur Kapolri mendatang," ungkap Benny.

Seperti diketahui, Kompolnas mengajukan lima nama jenderal bintang tiga sebagai rekomendasi calon Kapolri kepada Jokowi. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini