Demo anarkis sopir taksi salah siapa?

Kamis, 24 Maret 2016 06:07 Reporter : Mardani
Demo anarkis sopir taksi salah siapa? Demo sopir taksi. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ribuan sopir taksi dari berbagai perusahaan menggelar demonstrasi menolak angkutan umum berbasis aplikasi online, Selasa (23/3) lalu. Sayangnya, demo tersebut diwarnai aksi anarkis dan bentrok dengan sejumlah driver GO-JEK.

Mereka juga merazia taksi yang tak ikut demo. Parahnya, banyak taksi yang tak ikut demo dirusak oleh mereka.

Tak cuma itu, demo para sopir taksi juga mengakibatkan lalu lintas di sejumlah titik di ibu kota lumpuh. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun angkat bicara.

Ahok meradang dengan aksi anarkis para sopir taksi yang tergabung dalam PPAD, Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat itu. Kekesalan Ahok memuncak setelah mengetahui jika para perusahaan yang menaungi para sopir tersebut terkesan cuci tangan dengan menyebut mereka tak mengeluarkan izin untuk berdemo.

"Ini logika saya sederhana. Kamu kalau kerja di taksi, keluarin mobil tanpa stiker kamu tahu enggak ini jadi sopir taksi? Kamu mesti tahu. Jadi demo ini direstui perusahaan taksi," ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/3).

Ahok mengancam akan menindak tegas para sopir yang terbukti berlaku anarkis dalam demonstrasi itu, jika para perusahaannya tak mengambil tindakan.

"Kalau direstui, kamu sudah perintah tidak boleh anarkis, ya tindak dong. Kamu kalau tidak mau tindak, ya saya akan main keras. Kalau demo ya demo saja terus," katanya.

Kompak dengan Ahok, politikus Demokrat Ruhut Sitompul menyebut, demonstrasi ribuan sopir itu digerakkan oleh perusahaan. [ren] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini