Demi Wisatawan, Pemkab Karanganyar Bangun Tangga ke Puncak Gunung Lawu

Kamis, 6 Februari 2020 12:32 Reporter : Arie Sunaryo
Demi Wisatawan, Pemkab Karanganyar Bangun Tangga ke Puncak Gunung Lawu Gunung Lawu. wisatagunung.wordpress.com

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan membangun anak tangga dari Cemoro Kandang menuju puncak Gunung Lawu. Rencana ini akan direalisasikan dalam waktu dekat. Saat ini tahapan pengerjaan proyek sepanjang 7-8 kilometer tersebut tengah memasuki detail engineering design (DED).

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Titis Sri Jawoto memperkirakan, proyek ini bakal dimulai Agustus 2020. Dia berharap adanya anak tangga tersebut bisa mengakomodir masyarakat umum yang ingin menikmati keindahan Gunung Lawu.

"Tangga itu sebenarnya hanya untuk memudahkan istilah saja. Sebenarnya itu revitalisasi jalur pendakian lama," ujar Titis saat ditemui merdeka.com, di Alana Hotel Karanganyar, Kamis (6/2).

Titis menjelaskan, selama ini masyarakat sukar membedakan antara jalur orang dengan jalur air di lokasi pendakian. Sehingga banyak kejadian para pendaki tersesat, terutama saat cuaca buruk atau turun hujan. Masyarakat juga sulit membedakan saluran air yang tampak seperti jalur pendakian saat kering.

"Itu yang membuat orang tersesat. Kelihatannya jalan, tetapi ternyata itu jalan air. Tidak ada bedanya. Itu yang akan kita buat lebih bagus, nyaman," ujar Titis.

Dia berjanji pembangunan anak tangga tetap dalam koridor ramah lingkungan. Tidak akan ada penebangan pohon. Pembangunan anak tangga juga hanya memperbaiki jalur pendakian yang sudah ada sebelumnya. Menurutnya, jalur pendakian melalui Cemoro Sewu di Magetan, Jawa Timur, sudah dibuat anak tangga.

"Kita hanya memperbaiki. Kalau buat jalur baru itu harus izin menteri. Jalur itu kita perbaiki, kita tata agar tidak menyesatkan. Bahkan orang yang tadinya mampu menjadi tidak mampu mengakses jalur lama. Yang agak massif nanti di Cemoro Kandang sebagai pintu gerbang kita perbaiki menjadi lebih representatif," jelasnya.

Lebih lanjut Titis menjelaskan, pembangunan anak tangga Lawu tidak menggunakan dana APBD. Melainkan berasal dari dana corporate social responsibility (CSR). Pemkab Karanganyar, lanjut dia, tidak bisa membangun wilayah tersebut, karena lahan pendakian merupakan kewenangan Perhutani Surakarta. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini