Datang ke Istana Negara, Badrodin Haiti masih dipanggil Kapolri

Jumat, 17 Februari 2017 12:08 Reporter : Supriatin
Datang ke Istana Negara, Badrodin Haiti masih dipanggil Kapolri Badrodin Haiti ke Istana Presiden. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Kepala Kepolisian RI Badrodin Haiti menghadiri acara Financial Close Pembiayaan Proyek Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) di Istana Negara. Badrodin hadir sebagai Komisaris Utama Waskita Karya.

Pantauan merdeka.com, Badrodin mengenakan batik lengan panjang berwarna hijau. Penampilan Badrodin berbeda saat dia menjabat sebagai Kapolri. Pria kelahiran Jember 24 Juli 1958 ini terlihat memelihara jenggot serta kumis.

Nampak beberapa kali Badrodin bersalaman dengan menteri kabinet kerja. Usai bersalaman, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak Badrodin duduk tepat di samping kirinya. Namun, Badrodin menolak karena dia bukan pejabat pemerintah.

Badrodin yang ditemui usai menghadiri acara mengaku tak ada yang aneh dalam penampilannya. Dia mengaku memelihara jenggot agar terlihat berbeda dari sebelumnya.

"Bukan agak jenggotan, emang jenggotan. Supaya penampilannya beda," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/2).

Setelah pensiun dari Kepolisian RI, Badrodin lebih banyak menggunakan waktunya untuk membina murid bela diri. Di samping itu, dia disibukkan dengan aktivitas sebagai Komisaris Utama Waskita Karya.

"Banyak (beraktivitas) di sosial saja. Kayak membina anak yang membela diri. Di sana ada (latihan) karate, kempo," jelasnya.

"(Beaktivitas) Di Waskita kan hanya seminggu sekali," sambungnya.

Badrodin menambahkan, di sela-sela acara Financial Close PINA di Istana Negara, para undangan masih memanggilnya Kapolri. Padahal, Badrodin sudah pensiun sejak tahun 2016 lalu dan saat ini posisi Kapolri dijabat oleh Jenderal (Pol) Tito Karanvian.

"Orang masih nyebut Kapolri, saya bukan Kapolri," tuntasnya dengan tawa.

Untuk diketahui, acara Financial Close PINA mendapat arahan langsung dari Presiden Joko Widodo terkait upaya pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur dengan investasi Non Anggaran Pemerintah. Acara ini dihadiri sejumlah menteri kabinet kerja dan pimpinan lembaga. Di antaranya, Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menhub Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini