Data Kominfo: Hoaks Makin Massif Jelang Pencoblosan Pemilu, Paling Banyak Isu Politik

Kamis, 28 Maret 2019 11:20 Reporter : Nur Habibie
Data Kominfo: Hoaks Makin Massif Jelang Pencoblosan Pemilu, Paling Banyak Isu Politik Menkominfo Rudiantara. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut, jumlah hoaks semakin meningkat jelang pencoblosan Pemilu 2019. Terhitung sejak Agustus 2018 hingga Februari 2019.

"Betul, jumlah hoaks meningkat dari Agustus 25, September 27, Oktober 53, November 63, Desember 75, tiga kali (meningkat), Januari itu 175, tujuh kali (meningkat) dan Februari 353," kata Rudi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (28/3).

Berdasarkan data yang dimiliki, hoaks yang paling banyak jelang pemilu 2019 terkait isu politik dengan persentase 23 persen.

"Dari data sendiri makin meningkat dan paling besar 23 persen berkaitan dengan politik. Ini ada kaitannya mungkin dengan tahun pesta politik," jelasnya.

Dia mengaku sudah punya tiga cara untuk menangkal hoaks yang semakin massif. Setiap hari tim kominfo selalu memberi informasi ke publik terkait seluk hoaks. Selain itu pihaknya juga sudah bekerja sama dengan polisi untuk penindakan hukum.

"Kita informasikan ke public setiap hari hoaks apa, hoaks of the day itu apa," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Rudiantara sekaligus mengajak masyarakat menjaga iklim politik Pemilu 2019 tetap damai dan menyenangkan.

"Makanya saya ajak karena ini dikatakan pesta politik, mana ada orang ke pesta ngajak berantem. Ke pesta itu kita fun, makan dan lain sebagainya," tutupnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini