Darurat Sipil Jika Menyangkut Keamanan Negara, Tak Tepat untuk Covid-19

Selasa, 31 Maret 2020 12:08 Reporter : Eko Prasetya
Darurat Sipil Jika Menyangkut Keamanan Negara, Tak Tepat untuk Covid-19 ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor Hibnu Nugroho mengharapkan pemerintah untuk tidak menerapkan darurat sipil dalam rangka pengendalian penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Saya kira istilah darurat sipil perlu diluruskan, enggak tepat itu. Kalau darurat sipil itu nanti menyangkut tentang keamanan negara," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, seperti dilansir Antara, Selasa (31/3).

Hibnu mengatakan hal itu terkait dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebutkan bahwa penerapan pembatasan sosial berkala besar untuk mengendalikan penularan Covid-19 perlu didampingi dengan kebijakan darurat sipil.

Menurut dia, permasalahan yang terjadi saat ini bukan masalah keamanan negara, melainkan kepatuhan masyarakat dalam kaitannya dengan upaya pencegahan penularan Covid-19. Dengan demikian, penggunaan istilah darurat sipil harus diluruskan.

"Oleh karena itu, saya kira perlu dengan tindakan-tindakan persuasif yang terus dilakukan untuk tertib karena ini kan menyangkut kebiasaan," katanya.

1 dari 1 halaman

Jika Pidana Tambah Berat

Jika permasalahan tersebut dikaitkan dengan sanksi hukum pidana, menurut dia, bisa tambah berat dan menambah narapidana.

"Sekarang saja yang namanya LP (lembaga pemasyarakatan) sudah overload. Kalau sanksi hukum untuk mengarahkan ke ketertiban itu berupa denda, tidak masalah. Akan tetapi, kalau pidana kurungan, itu terlalu jauh kalau sampai diterapkan," katanya.

Menurut Hibnu, saat sekarang yang dibutuhkan adalah tindakan semua pihak untuk saling mengingatkan dan koordinasi dalam rangka pencegahan untuk menjaga ketertiban.

"Ini kondisi global, bukan kondisi nasional sehingga perlu sama-sama memerangi Covid-19," katanya. [eko]

Baca juga:
Ekonomi Diprediksi Bisa Kembali ke Masa Krisis 98 Jika Darurat Sipil Diberlakukan
PKS: Apa Jokowi Tidak Tahu Risiko Darurat Sipil?
Alasan Darurat Sipil Tak Tepat Diterapkan untuk Pandemi Corona
Kisah Darurat Sipil dari Aceh dan Maluku
Bukan Darurat Sipil, Jaga Jarak Plus Sanksi Dinilai Efektif Lawan Corona
Darurat Sipil, Pemerintah Kendalikan Publik Tapi Tak Mau Menanggung Hidup

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini