Dampak Corona, Ratusan Pemandu Wisata di Labuan Bajo Menganggur

Kamis, 26 Maret 2020 14:31 Reporter : Ya'cob Billiocta
Dampak Corona, Ratusan Pemandu Wisata di Labuan Bajo Menganggur Labuan Bajo. ©Shutterstock

Merdeka.com - Wabah virus corona memukul industri wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ratusan pramuwisata atau pemandu wisata yang biasa beroperasi di Labuan Bajo menganggur, akibat pembatalan paket wisata menyusul merebaknya wabah virus corona (Covid-19).

"Ada ratusan pramuwisata yang home base-nya di Labuan Bajo sekarang tidak beraktivitas apa-apa, karena memang tidak ada wisatawan yang dilayani," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Manggarai Barat, Sebastian Pandang, Kamis (26/3). Dikutip dari Antara.

Sebastian menjelaskan ratusan paket wisata baik domestik maupun mancanegara ke Labuan Bajo yang sebelumnya dipesan hingga Juni 2020 terpaksa dibatalkan akibat wabah Covid-19.

"Paket wisata yang sudah deal mulai Maret-Juni 2020 terpaksa dibatalkan karena wabah corona ini dan ada wisatawan yang meminta pengembalian biaya paket tour yang sudah mereka bayar," katanya.

Hal itu, lanjut dia, membuat ratusan pemandu wisata yang berbasis di Labuan Bajo kehilangan pendapatan dari hasil melayani kunjungan Ia wisatawan.

Ia mengatakan sedikitnya ada 265 pemandu yang tergabung dalam HPI maupun lebih 50-an pemandu wisata di luar HPI merasakan dampak tersebut.

Sebastian berharap kondisi serangan Covid-19 ini segera mereda dan aktivitas wisata segera normal sehingga kerugian ekonomi yang dialami masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata di daerah itu tidak berkepanjangan. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini