Damkar Gunakan Cairan Khusus Padamkan Kebakaran Pipa Pertamina

Selasa, 22 Oktober 2019 18:49 Reporter : Aksara Bebey
Damkar Gunakan Cairan Khusus Padamkan Kebakaran Pipa Pertamina Pipa Pertamina di Cimahi terbakar. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjelang magrib, api yang membakar pipa Pertamina sudah mulai bisa ditangani petugas pemadam kebakaran. Mereka menggunakan cairan khusus untuk mempercepat proses pemadaman api yang berada di lokasi proyek Kereta Api Cepat.

Dari pantauan, kobaran api dimulai sekira pukul 14.00 WIB. Terdapat lebih dari 20 mobil pemadam kebakaran yang berada di lokasi. Petugas Damkar dibantu pula oleh pihak kepolisian, TNI dan pihak Pertamina. Akhirnya, sekira pukul 17.24 WIB kobaran api sudah mulai mengecil.

Pihak Pertamina sebelumnya menutup jalur pipa yang berada di dekat KM 130 Tol Purbaleunyi. Mereka juga menggunakan cairan khusus bernama Teepol untuk mempercepat proses pemadaman api karena minyak.

Komandan Regu Dinas Pemadam Kota Cimahi, Indrahadi mengaku kewalahan memadamkan api jika hanya mengandalkan air. "Kami dibantu pihak Pertamina yang menurunkan dua mobil pemadam khusus. Akhirnya api lambat laun mengecil hingga padam," katanya, Selasa (22/10).

"Saat ini kami melakukan pendinginan di lokasi terbakar. Termasuk menyemprotkan cairan khusus ke alat berat yang berada di dekat lokasi kebakaran," tambahnya.

Sebelumnya, Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi menduga kebakaran itu disebabkan pengerjaan pemancangan pilar proyek Kereta Api Cepat. Namun, di lokasi yang sama, terdapat pipa minyak Pertamina. Proses pengerjaan proyek mengenai pipa hingga meledak dan terbakar

Dalam insiden ini terdapat satu orang warga negara asing menjadi korban meninggal dunia. Ia diduga menjadi adalah operator dari alat berat untuk pengerjaan pemasangan tiang pancang.

Hanya saja, untuk kepastiannya harus diidentifikasi lebih dalam. Semua bisa dilakukan setelah kobaran api berhasil dipadamkan. "(Korban) Belum kita lihat, ini operator alat berat itu, kita sama teliti setelah padam," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini