Dalih Asri Nekat Perkosa & Habisi Nyawa Inah Antimurti Mantan Pacar Saat SMA

Senin, 28 Januari 2019 15:09 Reporter : Irwanto
Dalih Asri Nekat Perkosa & Habisi Nyawa Inah Antimurti Mantan Pacar Saat SMA Empat pembunuh dan pemerkosa ditangkap. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Asri (30), otak pemerkosaan dan pembunuhan Inah Antimurti (20) sudah lama menjadi pengedar narkoba. Narkoba itulah menjadi motif dirinya menghabisi janda satu anak tersebut.

Usai rekonstruksi, tersangka Asri mengakui menjajal bisnis narkoba dengan korban sejak enam bulan lalu. Korban berdalih ingin menjual kembali ke pemesan dengan perjanjian keuntungan dibagi dua.

"Sudah enam bulan dia ambil barang (sabu) sama aku, katanya mau dijual lagi," ungkap tersangka Asri di Mapolda Sumsel, Senin (28/1).

Hanya saja, hasil penjualan narkoba itu tak pernah disetorkan korban. Korban beralasan kualitas sabu tersebut jelek karena berair (basah) sehingga tidak diminati pemesan.

"Utangnya Rp 5 juta, lebih malah. Tapi tidak pernah disetorkan," ujarnya.

Setelah salah seorang anggota keluarga tersangka ditangkap polisi dalam kasus narkoba, Asri mulai kapok menjalani bisnis itu. Namun, desakan korban yang kerap memintanya menyediakan narkoba membuat tersangka tak bisa keluar dari peredaran narkoba.

"Tadinya aku mau berhenti, tobat gitu, tapi dia (korban) datang terus, pesan sabu terus, jadi disediakan lagi. Waktu ditagih malah marah-marah, makanya saya bunuh," kata tersangka yang pernah mendekam di penjara kasus narkoba itu.

Sementara itu Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Yustan Alpiani mengatakan, pihaknya belum mengetahui peran korban dan peredaran narkoba. Namun, dia memastikan perkosaan dan pembunuhan itu dilatarbelakangi utang narkoba.

"Belum tahu ya pengedar atau pemakai saja, perlu data pendukung. Untuk tersangka Asri memang pengedar sesuai keterangan empat tersangka lain," katanya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini