Dalam Sebulan, Kebakaran Hanguskan 16 Hektare Lahan di Samarinda

Senin, 12 Agustus 2019 11:35 Reporter : Saud Rosadi
Dalam Sebulan, Kebakaran Hanguskan 16 Hektare Lahan di Samarinda Kebakaran lahan di Samarinda. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Samarinda, Kalimantan Timur terjadi hampir setiap hari di musim kemarau. Dalam sebulan terakhir, terjadi 27 kali Karhutla menghanguskan sekitar 16 hektare.

Data dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga dan relawan kebencanaan, Karhutla pertama kali terjadi 15 Juli 2019 lalu.

Kebakaran terparah terjadi di wilayah Samarinda Utara hingga 12 kali kejadian dan menghanguskan sekitar 56 ribu meter persegi atau sekitar 5,6 hektare lahan. Kuat dugaan, warga sengaja membakar belukar kering untuk kegiatan membuka lahan.

"Kebakaran lahan dan hutan hampir terjadi setiap hari," kata salah satu Koordinator Relawan Kebencanaan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto kepada merdeka.com, Senin (12/8).

Di kecamatan lainnya, di Samarinda Ulu, tercatat 6 kali kejadian Karhutla. Di kecamatan Sungai Kunjang tercatat 3 kali kejadian di kecamatan Palaran 5 kali kejadian dan di kecamatan Sungai Pinang satu kali kejadian.

"Seperti di Palaran, 5 kali kejadian tapi luasan yang terbakar sampai 5,7 hektare," ujar Joko.

Pemadam dan relawan kesulitan memadamkan api lantaran titik api jauh dari sumber air. Tidak sedikit juga, petugas yang memadamkan api melakukan dengan cara manual yakni memukul-mukul titik api menggunakan ranting dan dahan kering.

"Kalaupun ada sumber air itupun sudah mengering. Seperti kejadian terbaru malam tadi, di Jalan Damanhuri, kami tetap berusaha memadamkan. Jadi selama kurang lebih sebulan ini sekitar 160.564 meter persegi atau sekitar 16 hektare lahan yang terbakar," tandas Joko. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Kebakaran Hutan
  2. Samarinda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini