Dalam Enam Jam, Gunung Anak Krakatau 13 Kali Gempa

Jumat, 4 Januari 2019 13:29 Reporter : Dwi Prasetya
Dalam Enam Jam, Gunung Anak Krakatau 13 Kali Gempa Vertikal Gunung Anak Krakatau. ©BPBD

Merdeka.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Jumat (4/1) terhitung mulai pukul 00.00 - 06.00 WIB, tercatat sudah terjadi 13 kali gempa dengan amplitudo 15-22 mm dan durasi 40-110 detik.

Terpantau juga adanya gempa hembusan sebanyak 5 kali dengan amplitudo 14-21 mm dan durasi 35-65 detik.

"Kondisinya kegempaan masih terekam gempa tremor untuk visualnya. Teramati tinggi asap dari 200 sampai 2000 meter," kata Deni Mardiono, Petugas Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Wilayah Barat, Pasauran, Cinangka, Kabupaten Serang saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat (4/1).

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 25-26 °C dan kelembaban udara 91-94 %. pantauan visual Gunung jelas. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 1000 m di atas puncak kawah.

"Asap kelabu hitam instensitas tebal, letusannya seperti itu vertikal dulu lalu menyebar ke tubuh gunung," katanya.

Ketinggian Gunung Anak Krakatau yang lahir pada tahun 1883 ini menjadi hanya 110 mdpl atau meter di atas permukaan laut dari semula 338 mdpl. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini