Dalam 14 Hari Terapkan ETLE, 10.903 Pelanggaran Lalu Lintas Terjadi di Jawa Tengah

Selasa, 6 April 2021 13:39 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Dalam 14 Hari Terapkan ETLE, 10.903 Pelanggaran Lalu Lintas Terjadi di Jawa Tengah Polda Metro targetkan 100 kamera tilang elektronik terpasang di 2021. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sebanyak 10.093 pengendara terekam kamera ETLE melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah Jawa Tengah sejak 23 Maret 2021. Lokasi pelanggaran yang terekam kamera ETLE atau tilang elektronik kebanyakan berada di pusat-pusat keramaian.

"Dari 10.094 pengendara yang lakukan pelanggaran baru 127 orang yang diminta konfirmasi melalui surat. Kebanyakan pengendara melakukan pelanggaran di tempat wisata, kuliner dan jalan protokol. Kalau Semarang seperti di Jalan Pandanaran dan kawasan Kota Lama. Itu yang paling banyak adanya pelanggaran lalu lintas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin di Semarang, Selasa (5/4).

Dia menyebut untuk saat ini hanya pengendara yang terekam kamera melakukan pelanggaran lalu lintas berulang kali yang diminta keterangan melalui surat yang dikirim ke alamatnya.

"Kita sifatnya penindakan, tapi jangan terlalu over. Jadi yang kita kirimi surat itu yang terekam berulang kali. Kalau, kita konfirmasi sudah melakukan perbaikan, tidak kita kirimi surat," ujarnya.

Sedangkan untuk jenis pengendara yang melakukan pelanggaran terekam kamera paling banyak melakukan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), hingga tidak memakai helm.

"Mereka paling banyak terekam melakukan pelanggaran dari kamera portabel atau Kopek yang terpasang di helm petugas patroli jalan raya (PJR). Kalau dari kamera ETLE itu malah belum banyak. Bahkan speedcam saja belum ada terekam melakukan pelanggaran," tutup dia. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini