KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Dada Rosada: KPK tidak temukan dokumen terkait Bansos

Selasa, 26 Maret 2013 16:38 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Dada Rosada. ©2012 Merdeka.com/pool

Merdeka.com - Kemarin sore hingga larut malam KPK 'mengacak-acak' sejumlah tempat di lingkungan kantor Pemkot Bandung. Selain ruangan DPKAD Kota Bandung yang ditempati tersangka suap hakim Setyabudi yakni Hery Nurhayat, KPK juga geledah ruang Wali kota Dada Rosada.

Namun Dada mengaku bahwa KPK tidak menemukan dokumen yang dimaksud yakni soal Bantuan Sosial (Bansos). "Dari hasil laporan yang saya terima bahwa KPK tidak menemukan dokumen-dokumen yang dimaksud," katanya dalam jumpa pers di kantor Pemkot Bandung, Selasa (26/3).

Dada merunut pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) usai penggeledahan yang dilakukan KPK. Penggeledahan menurutnya disaksikan langsung oleh sekretaris pribadi dan staf bantuan hukum.

Penggeledahan yang dilakukan sekira pukul 17.00-00.00 WIB itu juga sudah sesuai prosedur dan hasil yang tertuang dilampirkan ke BAP. "Semua sudah sesuai prosedur saya berterima kasih kepada KPK," terangnya.

Lamanya penggeledahan sendiri menurutnya banyaknya dokumen yang ada di ruangannya. KPK satu demi satu memilah untuk dibaca. "Ya lamanya itu, kan memang satu demi satu dibaca, kalau tidak dikembalikan lagi ke tempat semula," ungkapnya.

KPK sendiri dalam penggeledahan kemarin mengangkut sekira 8 dus. Itu di dapat dari ruang DPKAD dan Wali kota. Di tempat berbeda KPK mendapati beberapa barang bukti di Pengadilan Negeri Bandung. Meski demikian KPK tetap bungkam soal barang yang di bawa.

"Mohon maaf rekan-rekan, silakan ke Bang Johan, kita bukan tidak mau tapi memang kode etik seperti itu, mohon maaf kita akan bekerja," ucap salah seorang anggota KPK yang mengenakan topi merah kemarin. [hhw]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.