Covid Melonjak, Cak Imin Minta Tradisi Cium Tangan Kiai Disetop Dahulu

Kamis, 15 Juli 2021 21:26 Reporter : Merdeka
Covid Melonjak, Cak Imin Minta Tradisi Cium Tangan Kiai Disetop Dahulu Cak Imin. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Lonjakan kasus baru Covid-19 juga terjadi di kalangan santri atau pesantren. Korban meninggal berjatuhan, termasuk para kiai pesantren.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta semua pihak bersama menjaga keselamatan para kiai.

Salah satu saran darinya adalah tidak mencium tangan para kiai. Diketahui, tangan adalah salah satu sarana penularan cirus corona.

"Hampir setiap hari kita dengar kabar para kiai kita meninggal dunia. Ayo kita sama-sama jaga keselamatan para kiai. Kepada para kiai yang sudah sepuh, saya kira tidak usah dicium tangan dulu," kata Muhaimin pada wartawan, Kamis (15/7).

Ia menyarankan agar tradisi salaman dan mencium tangan kiai sementara diubah dengan salaman di dada dahulu. "Salaman di dada saja supaya beliau-beliau kita jaga," katanya.

Menurut Cak Imin, menjaga keselamatan para kiai adalah salah satu bentuk cinta. "Kita cinta beliau, ingin cium beliau, ingin bersalaman dengan beliau, tetapi untuk sementara waktu sebelum pandemi ini berakhir, kita ubah tradisi untuk mengantisipasi," pungkasnya.

Reporter: Delvira H
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini