Covid-19 Melonjak, Keterisian 29 RS di Kabupaten Bogor Capai 88,24%

Selasa, 22 Juni 2021 13:50 Reporter : Rasyid Ali
Covid-19 Melonjak, Keterisian 29 RS di Kabupaten Bogor Capai 88,24% Perawatan pasien Covid-19 di Bogor. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menyebut tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di 29 rumah sakit di daerah itu telah mencapai 88,24 persen. Persentasenya jauh di atas ambang batas maksimal yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni 60 persen.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menjelaskan, BOR di Kabupaten Bogor sebelum Idulfitri hanya sekitar 20 persen. Lonjakan terjadi setelah Lebaran, hingga mencapai 88,24 persen per 21 Juni 2021.

"Untuk antisipasi lonjakan yang terus terjadi, kami minta seluruh rumah sakit baik swasta dan daerah untuk menambah jumlah tempat tidur minimal 40 persen dari kapasitas yang ada," jelas Mike, Selasa (22/6).

Mike mengklaim, penambahan tempat tidur di 29 rumah sakit se-Kabupaten Bogor sebanyak 209 tempat tidur. Jumlahnya menjadi 1.121 unit tempat tidur.

"Rumah sakit juga masih tetap harus melayani pasien non-Covid-19," kata dia.

Mike menambahkan, pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dikhususkan bagi pasien bergejala agar mendapat perawatan intensif. Jika masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) diarahkan isolasi mandiri atau ke pusat isolasi BKPP Kemang.

"Tapi rumah sakit darurat di BKPP Kemang dari 84 tempat tidur, sudah terisi 43. Tapi kita ada pusat isolasi di Megamendung ada 54 tempat tidur belum terisi dan mudah-mudahan tidak ada yang diisolasi di sana," jelasnya.

Mike mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor agar terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, Pemkab Bogor juga membuka vaksinasi massal secara rutin untuk memutus rantai penularan Covid-19.

[yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini