Cerita Warga Garut yang Barter Rumah Senilai Ratusan Juta dengan Puluhan Tanaman Hias

Kamis, 14 Januari 2021 05:03 Reporter : Mochammad Iqbal
Cerita Warga Garut yang Barter Rumah Senilai Ratusan Juta dengan Puluhan Tanaman Hias Warga Garut yang Barter Rumah dengan Puluhan Tanaman Hias. ©2021 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Hidmat Syamsudin, warga Garut yang membarter rumah dengan puluhan pot tanaman hias tampak santai saat ditemui di gerai furniture miliknya di kawasan jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (13/1). Dia asyik duduk di antara puluhan tanaman hias yang ditanam di berbagai ukuran pot.

Saat itu ia bercerita bahwa puluhan tanaman hias itu baru beberapa hari sampai di Garut usai dibarter dengan rumah dari salah seorang penjual tanaman hias di kawasan Sawangan, Depok. Puluhan tanaman hias itu hanya terdiri dari dua jenis saja, yaitu Philodendron dan Anthurium. Namun ukurannya berbeda-beda, ada yang kecil juga yang besar.

Hidmat mengetahui tanaman-tanaman hias cantik tersebut melalui media sosial facebook yang berlanjut di aplikasi perpesanan. Sebelum terjadi kesepakatan, sebelumnya sempat terjadi ketegangan saat ia ingin mengetahui data tanaman.

Namun setelah itu, negosiasi berlanjut dengan dia datang langsung ke Depok. Ada sekitar 45 tanaman hias yang didapat Hidmat hasil dari barter rumah senilai Rp 500 juta itu. Tanaman-tanaman itu terdiri dari beragam ukuran. Ada yang mini, ada juga yang tingginya mencapai sekitar satu meter.

"Di antaranya jenis philodendron billietiae variegata dan king monstera variegata thai constellation," kata Hidmat.

Dari puluhan tanaman yang dibawanya, harga yang paling murah adalah Rp2 juta dan yang paling mahal Rp65 juta, yaitu king monstera variegata thai constellation. Ada juga tanaman philodendron billietiae variegata diketahui berharga Rp 55 juta.

Puluhan tanaman tersebut kini sudah berada di kediaman Hidmat yang terletak di Tarogong Kidul, Garut. Sedangkan sertifikat rumah Hidmat sudah diberikan ke pedagang asal Depok yang diketahui bernama Mario.

Sebelum ia membarter rumah miliknya seharga Rp 500 juta dilakukan di Sawangan, Hidmat mengaku bahwa sebetulnya sempat melakukan penawaran serupa kepada delapan orang lainnya yang dikenal melalui media sosial.

"Tapi dari sembilan orang yang saya tawari itu hanya satu orang saja yang mau. Sebelumnya ada yang sempat tertarik dan melihat langsung rumah, tapi karena ada pertimbangan lain membatalkan," ujarnya.

Rumah yang dibarter, disebut Hidmat, saat ini memang masih ditinggali oleh orang tuanya. Rumah tipe 60/133 itu saat ini memang belum dikosongkan karena ada lima pot bunga lainnya yang belum dikirimkan dari total 45 pot bunga yang disepakati dibarter dengan rumah.

Sebetulnya, diakui Hidmat, ia sudah menggeluti tanaman hias sejak tiga tahun yang lalu. Hobi itu ia jalani sambil menjadi developer perumahan dan pengusaha furniture.

"Dua tahun awal menggeluti tanaman hias, bisa dikatakan banyak diisi tangisan. Satu tahun terakhir baru bisa tersenyum," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Tanaman hias menurut Hidmat memang...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tanaman Hias
  3. Garut
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini