Cerita Warga Antre Berburu Minyak Tanah hingga Naik Mobil Tanki saat Operasi Pasar

Minggu, 27 November 2022 03:02 Reporter : Ananias Petrus
Cerita Warga Antre Berburu Minyak Tanah hingga Naik Mobil Tanki saat Operasi Pasar Mobil Tanki Pengangkut Minyak Tanah. Ananias Petrus

Merdeka.com - Pemkot Kupang menggelar operasi pasar minyak tanah untuk memenuhi kebutuhan warga yang langka sejak sepekan terakhir pada Sabtu (26/11). Walaupun digelar di tiga tempat berbeda, operasi pasar ini dipadati warga.

Salah satu yang terlihat di alun-alun Kota Kupang. Warga membludak sejak pagi, sambil membawa jeriken mereka masing-masing.

Agar tertib dan merata dalam pembagian, operasi pasar dipindahkan ke dalam markas Polsek Kelapa Lima. Warga pun mengejar mobil tanki pengangkut minyak tanah, bahkan ada yang sampai naik ke atas mobil.

warga antre minyak tanah
Ananias Petrus

Salah satu warga Kecamatan Kelapa Lima bernama Haja Hasri mengaku mangantre sejak pukul delapan pagi untuk mendapatkan minyak tanah. Informasi pasar ini diketahuinya melalui pesan berantai di grup WhatsApp.

"Saya dapat informasi ini dari grup WhatsApp sejak tadi malam, sehingga saya datang antri pagi-pagi. Minyak tanah langka, kita mau masak susah skali," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Operasi Pasar Dikawal Ketat Polisi

Kapolresta Kupang Kota, Rishian Krisna Budhiaswanto menjelaskan, awalnya operasi pasar hendak digelar di alun-alun Kota Kupang, namun demi keamanan dan kenyamanan pihaknya memindahkan ke dalam halaman mapolsek.

"Setelah kami koordinasi dengan penyelenggara, kami putuskan gelar di dalam polsek biar bisa aman, nyaman dan tertib," ujar Rishian.

Dia menambahkan, saat memantau di beberapa lokasi operasi pasar terlihat aman dan tertib walaupun warga membludak, untuk mendapatkan minyak tanah.

"Warga yang datang dibatasi hanya membawa pulang dua jeriken, dan harus wajib membawa serta mengumpulkan KTP asli, jika tidak maka tidak akan dilayani," tutup Krisna.

Ada dua mobil tanki minyak tanah yang disediakan untuk melayani warga Kecamatan Kelapa Lima, dengan stok sebanyak 200 liter. Untuk kelancaran dan ketertiban, petugas menahan KTP warga saat mengambil minyak tanah sehingga tidak terjadi pendobelan. [gil]

Baca juga:
Ini Penyebab Minyak Tanah Langka di Kota Kupang Jelang Natal
Cerita Warga Kupang Berburu Minyak Tanah yang Mulai Langka
Tak sengaja, bocah 4 tahun minum minyak tanah dari botol plastik
Timbun dan ecerkan minyak tanah, Muis dibekuk polisi
Rumah polisi jadi penampungan 7 ribu liter minyak tanah ilegal
ESDM bakal bangun tiga depo elpiji di Indonesia Timur

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Minyak Tanah
  3. KILAS
  4. Regional
  5. Kupang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini