Cerita Sandiaga jadi 'Sopir Tembak' di Istana: Tak Boleh Ugal-ugalan

Kamis, 17 Juni 2021 10:00 Reporter : Merdeka
Cerita Sandiaga jadi 'Sopir Tembak' di Istana: Tak Boleh Ugal-ugalan Sandiaga jadi Sopir. ©2021 Merdeka.com/Instagram Nadiem Makarim

Merdeka.com - Momen Rapat bersama Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu 16 Juni 2021, kemarin ada sesuatu yang berbeda.

Pasalnya, usai rapat yang dihadiri para menteri dalam Kabinet Indonesia Maju itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno sempat menjadi sopir tembak di Istana Merdeka.

Menurut Sandi, peristiwa tersebut terjadi sesaat dirinya bersama sejumlah menteri lainnya selesai menggelar rapat di area Istana Kepresidenan. Sandi menyebut, lantaran mobil buggy golf yang tersedia saat itu hanya satu, Sandi pun berinisiatif menjadi sopir tembak.

"Tadi kita abis rapat internal dengan Presiden, kami berempat mendapatkan kendaraan yang akan membawa kita hanya satu. Jadi saya minta izin Paspampres karena kita berempat, saya saja yang membawa," ujar Sandi dikutip, Kamis (17/6/2021).

Sandi menyebut meminta izin kepada Pasukan Pengamanan Kepresidenan (Paspampres) untuk mengendarai buggy golf lantaran enggan terlambat untuk menghadiri acar berikutnya.

Saat diizinkan oleh Paspampres, Sandi kemudian mengajak tiga menteri lainnya, yakni Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Sandi mengaku menjadi sopir bagi ketiga menteri tersebut.

"Pak Airlangga duduk di depan, dan Pak Menkes dan Pak Nadiem duduk di belakang, dan saya jadi sopir tembak," kata dia.

Momen langka tersebut pun tidak disia-siakan mereka untuk berfoto bersama.

Nadiem Makarim yang berada di kursi paling belakang mengambil ponselnya dan meminta ketiga menteri untuk mengangkat tangan mereka. Momen itu juga sempat diabadikan oleh Sekretaris Wapres Oemar.

"Tentunya kesempatan kapan lagi, nyetirin Menko dan dua menteri yang super penting posisinya. Jadi kita nyetirnya enggak boleh ugal-ugalan, patuhi kecepatan berkendara sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas," kata Sandi.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: fachrur Rozie

Baca juga:
Sandiaga Andalkan Pengembangan Desa Wisata untuk Genjot Pariwisata
Menparekraf: Vaksinasi Bali Tertinggi di Indonesia
Sulitnya Ganjar-Sandi Dapat Tiket Pilpres 2024 Selain dari PDIP dan Gerindra
PPP Tanggapi Duet Ganjar-Sandiaga: Kami Masih Konsolidasi agar Lolos PT
Menteri Sandiaga Minta Tambahan Anggaran Rp500 Miliar
Sandiaga Uno

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini