Cerita Perjuangan Nakes dan Polisi Percepat Vaksinasi di Pelosok NTT

Minggu, 23 Januari 2022 05:00 Reporter : Ananias Petrus
Cerita Perjuangan Nakes dan Polisi Percepat Vaksinasi di Pelosok NTT Warga membantu menarik kendaraan yang ingin menyeberang, termasuk ambulans penjemput vaksin. ©2022 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya mempercepat vaksinasi di wilayah pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT). Di Kabupaten Kupang misalnya, tenaga kesehatan (nakes) dibantu petugas kepolisian harus melalui medan berat untuk menyuntikkan vaksin Covid-19.

Kepala Puskesmas Soliu Kabupaten Kupang Rino T Keya bersama Kapolsek Amfoang Utara Iptu I Nyoman Sarjana dan sejumlah nakes harus berjuang melewati jalan yang rusak untuk menjemput vaksin. Mereka bahkan harus melewati banjir dan endapan lumpur di Sungai Taen, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang.

Para nakes dan polisi ini hendak menjemput 50 vial atau 500 dosis vaksin di gudang farmasi Kabupaten Kupang. Namun mobil yang mereka tumpangi tertahan di sekitar sungai bersama sejumlah bus dan kendaraan lain. Semua antre untuk menyeberang.

I Nyoman Sarjana mengatakan, intensitas hujan sangat tinggi sejak Senin hingga Selasa. "Semalam banjir namun pada pagi hari air sudah surut dan jalan pada bagian atas berlumpur, sehingga tidak bisa dilewati," ujarnya, Sabtu (22/1).

2 dari 3 halaman

Kendaraan Terjebak di Sungai

Masyarakat pun mencoba membuka jalan baru sebagai jalan alternatif karena sungai sulit dilalui akibat endapan lumpur. Namun jalan alternatif pun berlumpur sehingga kendaraan terjebak, termasuk mobil yang ditumpangi penjemput vaksin.

Para penjemput vaksin ini tidak punya pilihan selain menunggu antrean karena hanya itu akses jalan yang biasa dilalui. Mobil mereka sempat terjebak dalam sungai.

"Terpaksa besoknya baru kami kembali membawa vaksin. Kalau dosisnya kurang maka kami akan kembali lagi untuk menjemput vaksin dan melayani masyarakat," ujar I Nyoman Sarjana.

Sejumlah warga pun membantu menarik kendaraan yang terjebak dalam sungai menggunakan tali. Beberapa bus penumpang dan kendaraan bisa dievakuasi, namun membutuhkan waktu yang cukup lama.

3 dari 3 halaman

Harus Turun dari Mobil

cerita perjuangan nakes dan polisi percepat vaksinasi di pelosok nttAmbulans menunggu antrean untuk menyeberang. ©2022 Merdeka.com/Ananias Petrus

Penumpang kendaraan harus turun dari mobil dan berjalan kaki melintasi lumpur dan air dalam sungai, agar beban berkurang saat warga menarik kendaraan dari endapan lumpur dalam sungai.

Namun, nakes dan polisi tetap bertekad memberikan pelayanan vaksin kepada semua masyarakat terutama masyarakat usia di atas 17 tahun dan Lansia.

Hingga akhir pekan lalu, Kabupaten Kupang merupakan wilayah dengan persentase capaian vaksin di bawah 65 persen yakni 64,50 persen. Pencapaiannya berada di bawah Kabupaten Nagekeo yang baru mencapai 64,58 persen.

Sementara itu ada tujuh kabupaten dengan persentase capaian vaksin di atas 65 persen dan di bawah 70 persen, yakni: Kabupaten Sumba Barat 69,61 persen; Kabupaten Sabu Raijua 69,50 persen; Kabupaten Manggarai 68,02 persen; Kabupaten Flores Timur 67,03 persen; Kabupaten Alor 66,62 persen; Malaka 66,40 persen; dan Kabupaten Sumba Tengah 65,35 persen.

Sementara itu ada 13 kabupaten/kota yang telah mencapai persentase 70 persen dosis pertama, yakni Kota Kupang dengan pencapaian 92,42 persen disusul Kabupaten Manggarai Barat 86,51 persen; Kabupaten Sikka 79,57 persen; Kabupaten Lembata 74,69 persen; Kabupaten Sumba Barat Daya 74,50 persen; Kabupaten Ngada 73,40 persen; Kabupaten Manggarai Timur 73,10 persen; Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) 72,94 persen; Kabupaten Sumba Timur 72,57 persen; Kabupaten Belu 71,93 persen; Kabupaten Ende 71,67 persen; Kabupaten Rote Ndao 70,61 persen; dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) 70,56 persen. [yan]

Baca juga:
Belum Divaksinasi, 5 Siswa SD di Tasikmalaya Sudah Terima SMS Sertifikat Vaksin
Komnas KIPI: Tidak Benar KIPI Anak Lebih Tinggi dari Dewasa
Orangtua Tak Perlu Panik, Ini Cara Atasi KIPI Vaksin Covid-19 Pada Anak
Gibran Pastikan Semua Warga Solo Dapat Jatah Vaksin Booster
Data Penerima Dua Dosis Vaksin Covid-19 per 21 Januari 2022
Cegah Lonjakan Omicron, Mendagri Minta Camat di Pekanbaru Kebut Vaksin Booster & Anak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini