Cerita Narapidana Wanita Besarkan Buah Hati dalam Penjara

Kamis, 21 November 2019 08:32 Reporter : Merdeka
Cerita Narapidana Wanita Besarkan Buah Hati dalam Penjara Seorang warga binaan di balik jeruji di lorong Lapas Wanita Klas II A Malang. ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Sebanyak 12 ranjang ditata berderet rapat tanpa jarak antar satu dengan lainnya. Ranjang itu berada di dalam ruangan seluas 30 meter dengan tembok dilukis karakter kartun berwarna cerah. Ini adalah salah satu kamar di blok I Lapas Wanita Klas II A Malang.

Di sudut ruangan berteralis besi itu tampak sebuah kamar mandi sederhana. Serta ventilasi udara terbatas untuk sirkulasi udara. Sel itu dihuni 10 ibu berbagai usia bersama bayi masing-masing berusia di bawah 2 tahun. Mereka semua warga binaan di Lapas Wanita itu.

Aroma bedak bayi sempat tercium sesaat. Para ibu beserta bayinya saling berbagi ruangan. Menempati sel yang khusus disediakan untuk mereka huni bersama. Ys adalah satu dari para penghuni sel khusus ibu-ibu dengan bayi bawaan.

"Sebenarnya ada 11 bayi. Tapi satu sudah dibawa keluar ibunya yang resmi bebas sejak Senin kemarin," kata Ys di Malang, Rabu, 20 November 2019.

Ys dan semua rekannya satu kamar dalam kondisi hamil saat ditangkap polisi maupun ketika divonis hukuman pidana. Mereka melahirkan bayi mereka dalam status narapidana. Namun, persalinannya difasilitasi di rumah sakit karena itulah bayi–bayi itu disebut anak bawaan.

Ys, perempuan berusia 21 tahun itu divonis 4 tahun 2 bulan penjara karena kasus narkoba. Ia masuk bui saat sedang hamil 7 bulan. Ia melahirkan Vn, putranya saat sudah menyandang status narapidana. Kini putranya sudah berusia 1 tahun 9 bulan.

Pada Januari tahun depan, Ys harus rela berpisah sementara dengan putranya. Sebab sesuai aturan, bayi yang sudah genap berusia 2 tahun tidak boleh berada di dalam lapas wanita dan harus keluar.

"Tentu berat berpisah, tapi kan nanti dibawa pulang keluarga. Saya sendiri masih kurang 2 tahun 2 bulan di sini," tutur Ys.

Baca Selanjutnya: Petugas Lapas Bantu Penuhi Kebutuhan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini