Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Iblis Pemakan Api di Sulteng Terkikis Perambahan Hutan

Cerita Iblis Pemakan Api di Sulteng Terkikis Perambahan Hutan Ilustrasi kebakaran hutan. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Laborombonga, namanya mungkin sudah jarang didengar lagi oleh generasi milenial di Kabupaten Muna, salah satu pulau yang kaya kisah mistis di Sulawesi Tenggara. Sosoknya digambarkan sebagai iblis pelahap api dan manusia, berkepala sapi dan bertanduk mirip kambing.

Laborombonga, diceritakan berjalan dengan dua kaki layaknya manusia. Tubuhnya lebih kecil daripada sapi, memiliki jenggot dan sinar mata merah menyala.

Warga Muna yang kebetulan memiliki kemampuan indra keenam, bisa melihat dia berjalan diikuti nyala api yang berkobar di sekujur tubuh. Suhu di sekitar akan berubah tiba-tiba, disertai angin yang berembus kencang tak biasa.

Dia hidup di tengah rimba, meskipun kadang pada momen tertentu dia bisa muncul di pinggiran hutan di sekitar rumah warga. Itu zaman dahulu, saat ini dia tinggallah cerita.

Namun, kisahnya masih dipakai untuk menakut-nakuti anak kecil yang suka bermain hingga menjelang malam di luar rumah. Atau dongeng pengantar tidur untuk bocah yang rewel saat dipaksa tidur.

Era tahun 1960 hingga 1980-an, sosoknya masih lekat di kalangan petani di wilayah itu. Laborombonga, kerap dijumpai mereka yang mampu melihat ke alam metafisik. Jika sedang tak beruntung, orang 'biasa' pun akan melihat sosok mengerikan ini ketika berada di dalam hutan.

Kisahnya beberapa kali diceritakan para orang tua yang pernah mengadu nasib di tengah rimba. Kebanyakan mereka yang pernah berpapasan ketika membuka lahan pertanian baru, hingga saat memburu rusa atau babi hutan.

Kemunculannya, biasanya menjelang petang atau tengah malam. Diiringi suara mirip lenguhan berat hewan sapi di kejauhan atau bau bangkai yang menyengat tiba-tiba, merupakan saat sebelum Laborombonga menampakkan diri.

"Jika bunyinya seperti di kejauhan berarti dia dekat. Jika bunyinya dekat, berarti dia jauh," ujar La Ipi, salah seorang warga yang tinggal di pinggiran hutan Warangga, Muna.

Ketika muncul, biasanya ia akan mencari sumber api. Bara dan nyala api pembakaran lahan pertanian baru atau sampah di hutan menjadi sasaran Laborombonga. Kobaran api yang besar, biasanya akan langsung mengecil dan padam tiba-tiba ketika diisap Laborombonga.

Oleh karena itu, warga di pinggiran hutan menghindari membakar api saat menjelang Magrib atau malam. Warga yang biasanya menyalakan api untuk membakar sampah, memilih melakukannya pada pagi atau siang hari.

"Namanya juga iblis, dia pasti suka dengan api. Mereka yang tak siap dengan benteng doa-doa, akan sakit atau bahkan kehilangan nyawa saat kebetulan melihat Laborombonga," tambah La Ipi.

Perambahan hutan besar-besaran di Kabupaten Muna pada akhir era 90-an hingga pertengahan tahun 2000-an pelan-pelan mengikis kisah Laborombonga. Saat itu, hutan jati di Kabupaten Muna yang ditanam sejak era penjajahan kolonial Belanda mulai dieksploitasi warga.

Di hutan itu pula, kisah Laborombonga yang pernah hidup subur perlahan hilang sampai hari ini. Rimba yang dulunya lebat, kini telah habis dibabat.

Ramainya para penebang kayu jati di hutan Muna mungkin menjadi penyebab utama Laborombonga tak muncul lagi. Saat itu, hutan sudah disesaki mesin pemotong.

Jika Laborombonga hidup di negara para kaum templar berada, mungkin Laborombonga akan disembah dan diagungkan. Sosoknya mirip Baphomet, makhluk mistis berkepala kambing yang menjadi simbol pentagram.

Sementara di Kabupaten Muna, meskipun beberapa orang sudah melihat kemunculan makhluk ini, tapi tidak sampai menjadikannya sembahan.

Reporter: Ahmad Akbar FuaSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
image Rekomendasi
Cara Membuat Cromboloni Sendiri di Rumah, Pastry yang Lagi Viral di Sosmed

Cara Membuat Cromboloni Sendiri di Rumah, Pastry yang Lagi Viral di Sosmed

Resep dan tips membuat cromboloni sendiri di rumah.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Jenderal Bintang 2 Polisi Hadir di Momen Spesial Tribrata Anak Ferdy Sambo, ini Sosoknya

Jenderal Bintang 2 Polisi Hadir di Momen Spesial Tribrata Anak Ferdy Sambo, ini Sosoknya

Berikut potret Jenderal Bintang 2 Polisi hadir di momen spesial Tribrata anak Ferdy Sambo.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Mantan Panglima TNI Sampai 2 Kali Sebut Jenderal Maruli Simanjuntak 'Kurang Ajar', Ada Apa?

Mantan Panglima TNI Sampai 2 Kali Sebut Jenderal Maruli Simanjuntak 'Kurang Ajar', Ada Apa?

Kasad Maruli Simanjuntak dua kali disebut kurang ajar oleh mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat masih aktif di militer.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Potret Ayu Ting Ting Jajan Soto Mi Bogor Dekat Rumah, Gak Make-up Tetap Cantik Banget & Diprotes Gara-gara Berisik

Potret Ayu Ting Ting Jajan Soto Mi Bogor Dekat Rumah, Gak Make-up Tetap Cantik Banget & Diprotes Gara-gara Berisik

Saat memiliki waktu senggang, Ayu Ting Ting memilih untuk menikmati salah satu kuliner yang dikenal lezat dekat rumahnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Mewah dan Keren Abis, 10 Potret Kantor Baru Rans Milik Raffi Ahmad yang Bikin Takjub - Karyawan Auto Betah

Mewah dan Keren Abis, 10 Potret Kantor Baru Rans Milik Raffi Ahmad yang Bikin Takjub - Karyawan Auto Betah

Dengan adanya taman vertikal, suasana ruangan menjadi lebih hidup dan mempesona.

Baca Selengkapnya icon-hand
Respons Anies soal Draf RUU DKJ Atur Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden

Respons Anies soal Draf RUU DKJ Atur Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden

Komentar Anies Baswedan soal draf UU DKJ yang mengatur gubernur Jakarta ditunjuk presiden

Baca Selengkapnya icon-hand
Delapan Partai Setuju RUU Daerah Khusus Jakarta Jadi Usul Inisiatif DPR, Cuma PKS yang Menolak

Delapan Partai Setuju RUU Daerah Khusus Jakarta Jadi Usul Inisiatif DPR, Cuma PKS yang Menolak

Dalam RUU diatur gubernur akan dipilih oleh Presiden.

Baca Selengkapnya icon-hand
Polemik Gubernur DKI Ditunjuk Presiden, Baleg DPR: Masih Usulan, Pemerintah Belum Tentu Setuju

Polemik Gubernur DKI Ditunjuk Presiden, Baleg DPR: Masih Usulan, Pemerintah Belum Tentu Setuju

Polemik Gubernur DKI Ditunjuk Presiden, Baleg DPR: Masih Usulan, Pemerintah Belum Tentu Setuju

Baca Selengkapnya icon-hand
Draf RUU DKJ: Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Draf RUU DKJ: Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Badan Legislasi DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) untuk dibahas di tingkat selanjutnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ada Sungai Bersih di Jakarta, Viewnya Dikelilingi Gedung Tinggi Bak Luar Negeri

Ada Sungai Bersih di Jakarta, Viewnya Dikelilingi Gedung Tinggi Bak Luar Negeri

Sungai ini mempercantik tampilan Jakarta di antara gedung-gedung bertingkat

Baca Selengkapnya icon-hand
Proyek IKN Dikritik, Bahlil Balas Sentil Anies Hanya Cocok jadi Gubernur Jakarta

Proyek IKN Dikritik, Bahlil Balas Sentil Anies Hanya Cocok jadi Gubernur Jakarta

Bahlil menyindir Anies Baswedan yang dianggap lebih cocok maju sebagai Calon Gubernur dari pada maju di Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ada Reuni 212 di Monas, Polisi Rekayasa Lalu Lintas Mulai Sabtu Dini Hari

Ada Reuni 212 di Monas, Polisi Rekayasa Lalu Lintas Mulai Sabtu Dini Hari

Ditlantas Polda Metro Jaya bersiap memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Monas untuk mengantisipasi potensi kemacetan saat Reuni 212.

Baca Selengkapnya icon-hand