Cerita di balik ontran-ontran Trunojoyo

Sabtu, 17 Januari 2015 10:21 Reporter : Eko Prasetya
Cerita di balik ontran-ontran Trunojoyo Ilustrasi Gedung Mabes Polri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pergantian Kapolri anyar kali ini menimbulkan polemik berkepanjangan baik di pihak luar atau Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Calon tunggal pilihan Presiden Joko Widodo yaitu Komjen Budi Gunawan ternyata malah ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan transaksi mencurigakan dan rekening gendut.

Alih-alih menyerahkan nasib Budi Gunawan ke DPR, nyatanya parlemen justru menyetujui Budi Gunawan menjadi Kapolri. Nasib Budi Gunawan pun dikembalikan ke Jokowi, apakah akan dilantik atau tidak.

Mutasi aneh pun terjadi di kalangan jenderal bintang tiga. Tiba-tiba Kabareskrim Komjen Suhardi Alius dicopot dari jabatannya.

Suhardi dimutasi ke Lemhannas. Kabar merebak, bahwa pencopotan Suhardi ini berkaitan dengan penetapan tersangka calon tunggal Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK.

Betapa tidak, dipindahnya Suhardi dari Bareskrim ke Lemhanas tidak berselang lama dari pengumuman tersangka Budi Gunawan oleh KPK. Informasi yang dihimpun, Suhardi menjadi salah satu jenderal yang tidak setuju jika Budi Gunawan menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu.

Menurut sejumlah sumber merdeka.com, Suhardi bahkan yang melengkapi berkas rekening gendut milik Budi Gunawan ke KPK. Dengan berkas ini, KPK pun bergerak cepat dan langsung menetapkan Budi Gunawan menjadi tersangka gratifikasi sehingga langkah mantan ajudan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu menjadi tidak mulus.

"Informasi itu (Rekening Budi Gunawan) dari bareskrim semua. Tentu sebagai Kabareskrim, internal Polri minta dia yang bertanggung jawab," kata sumber merdeka.com.

Internal kepolisian dikabarkan berang dengan tindakan Suhardi yang dianggap mengumbar borok institusi sendiri. Para petinggi Polri sudah menyebutkan ada jenderal yang berkhianat. Diduga Suhardi adalah jenderal itu.

Suhardi pun digantikan oleh Irjen Budi Waseso. Budi Waseno merupakan rekan satu angkatan Suhardi Alius yang menjabat Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti). [tyo] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini