Cerita Capim KPK Johanis Tanak Ditawari Uang dari Orang yang Berperkara

Rabu, 28 Agustus 2019 10:49 Reporter : Merdeka
Cerita Capim KPK Johanis Tanak Ditawari Uang dari Orang yang Berperkara capim KPK Johanis Tanak. ©2019 Merdeka.com/fachrur rozie

Merdeka.com - Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Johanis Tanak menceritakan soal problem utama terjadinya tindak pidana korupsi di Kejaksaan. Menurut Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha itu, problem utama yakni integritas dalam diri jaksa tersebut.

"Kalau punya integritas yang baik, pasti tidak akan melakukan," ujar dia dalam tes uji publik Capim KPK di Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Johanis mengaku dirinya beberapa kali ditawari uang oleh oknum yang tengah berperkara. Dia mengklaim tak pernah sekali pun menerima sogokan tersebut.

"Saya sering ditawarkan uang, tapi demi Tuhan saya tidak terima," kata dia.

Johanis mengatakan, dalam memberantas tindak pidana korupsi harus dimulai dari pencegahan. Menurut dia, pencegahan merupakan prioritas dalam membumihanguskan tindak pidana korupsi.

"Yang ada di pikiran saya untuk pemberantasan korupsi dapat berupa pencegahan dan penindakan. Memang menjadi skala prioritas harusnya pencegahan," kata dia.

Faktor lain yang akan dia prioritaskan jika menjadi pimpinan KPK jilid V periode 2019-2023 adalah pengembalian kerugian keuangan negara.

"Bahwasanya ke depan bukan hukuman badan yang diperlukan, tapi kekayaan negara yang keluar bisa dikembalikan. Karena hukuman badan hanya menambah kerugian uang negara," kata dia.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Capim KPK
  2. KPK
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini