Cerita Amokrane bule si pembuat onar tewas ditembaki polisi

Selasa, 3 Mei 2016 05:32 Reporter : Dede Rosyadi
Cerita Amokrane bule si pembuat onar tewas ditembaki polisi Amokrane Sabet tewas ditembak buser. ©2016 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Amokrane Sabet (49), seorang pria berkebangsaan Prancis yang juga merupakan petarung Mixed Martial Arts (MMA), membuat resah warga Desa Berawa Kuta Utara, Bali dan kerap membikin onar akhirnya tewas ditembak polisi.

Belum genap sebulan pria berbadan kekar ini diamankan di sel Polsek Kuta Utara. Namun, siang tadi Amokrane ditembak mati oleh anggota Buru Sergap (Sergap) kepolisian setempat. Polisi terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas setelah Amokrane menusuk dada dan menyayat leher seorang anggota polisi dengan sebilah pisau hingga tewas.

"Saat mau diamankan juga sempat menantang untuk berkelahi. Anggota kita yang terkena tusuk dilarikan ke rumah sakit," ungkap sumber di Kepolisian, Kuta, Bali, Kemarin.

Saat ditembak, Amokrane berusaha lari dan melakukan perlawanan kepada polisi saat akan ditangkap. Anggota Buser berhasil mengejar Amokrane dan berhasil menembak pria berkepala plontos itu mengenai dadanya hingga tewas.

Kapolsek Kuta Utara Komisaris Polisi, I Wayan Arta Ariawan menegaskan bahwa polisi terpaksa melumpuhkan mantan petarung Mixed Martial Arts (MMA) ini hingga tewas, lantaran pria berkebangsaan Prancis ini mengancam dan melakukan perlawanan dengan senjata tajam.

"Anggota kami sudah berikan peringatan sudah tiga kali tembakan. Namun tidak membuat bule tersebut menyerah. Bahkan menyerang anggota kami dengan sajam," ungkap Arta.

Arta memaparkan, bahwa kejadian tersebut terjadi di dekat kediamanya di Tebu Beneng saat polisi melakukan upaya penahanan secara paksa karena meresahkan warga.

"Pengamanan itu terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, ya tadi siang (2/5)," ujarnya. [cob] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini