Cerita AKBP Dermawan: Amankan Aksi Secara Persuasif Malah Dianiaya

Sabtu, 27 November 2021 12:26 Reporter : Merdeka
Cerita AKBP Dermawan: Amankan Aksi Secara Persuasif Malah Dianiaya Oknum anggota Pemuda Pancasila jadi tersangka kepemilikan sajam. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali luka-luka akibat dipukuli sejumlah oknum Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP).

Penganiayaan terjadi saat unjuk rasa di Gedung MPR/DPR Jakarta Pusat, pada Kamis (25/11) kemarin. AKBP Dermawan bersama dengan sejumlah kepolisian bertugas mengamankan aksi Ormas PP.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menerangkan, situasi unjuk rasa yang awal berjalan damai jadi memanas gegara ada pihak-pihak yang mencoba menutup ruas jalan. AKBP Dermawan mengimbau kepada peserta aksi supaya tidak mengganggu arus lalu lintas.

"Itu kali ketiga mereka menutup jalan. Kita imbau agar tidak menutup (jalan)," ujar dia saat dihubungi, Sabtu (27/11).

Dia mengatakan, AKBP Dermawan menghadapi peserta unjuk rasa dengan pendekatan persuasif. Di sela-sela itu rupanya ada provokator.

"Pak Karosekali memberikan imbauan dengan persuasif tapi ada (orang) yang memprovokasi," ujar dia.

Sejurus kemudian, beberapa peserta aksi menghampiri AKBP Dermawan dan terjadilah penganiayaan. Merujuk dari hasil visum, luka yang diderita AKBP Dermawan akibat benturan benda tumpul dari mulai kepala, perut dada.

Di samping itu, berdasar pengakuan AKBP Dermawan kepalanya dipukul menggunakan besi. "Kepala dipukul pakai besi sehingga bocor," terang dia.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menerangkan, AKBP Dermawan masih terbaring di Rumah Sakit Polri. Saat ini kondisinya mulai membaik.

"Kondisinya relatif belum stabil. Saat ini sedang dirawat intensif di rumah sakit. Belum bisa pulang," ucap dia.

Sambodo mengutip pernyataan dokter dalam menjelaskan luka yang dialami AKBP Dermawan. Sambodo mengatakan, ditemukan luka hematoma akibat trauma kena benda tumpul di kepala. Kemudian, ada gangguan pada saluran kencing.

"Terus ada luka pada kepala diduga akibat pukulan besi," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Wagub DKI: Demo Boleh tapi Teratur dan Jangan Anarkis
Pemuda Pancasila Siap Serahkan Koordinator Demo di DPR
Sambangi Polda Metro, Pengurus Cek Proses Penetapan Tersangka 16 Anggota PP
Perwira Polisi Dikeroyok Massa PP, Polda Metro akan Panggil Koordinator Aksi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini