Cegah pendatang haram, Pulau Nusakambangan dijaga ketat TNI

Kamis, 5 Februari 2015 15:36 Reporter : Chandra Iswinarno
Cegah pendatang haram, Pulau Nusakambangan dijaga ketat TNI ilustrasi pos jaga pulau Nusakambanagn. ©2013 Merdeka.com/Slamet Nusa

Merdeka.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akan membangun pos pengamanan di Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah. Pos tersebut didirikan untuk mensterilkan pulau Nusakambangan serta potensi alam yang berada di dalamnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jawa Tengah, Yuspharuddin mengatakan, dalam proses pembangunan pos pengamanan ini, pihaknya menggandeng Markas Besar TNI dalam menjaga keamanannya.

"Beberapa hari ini, bersama TNI melakukan survei lokasi untuk menentukan tempat pos pengamanan. Sebagai awalan, akan dibangun satu pos pengamanan yang akan ditempati dua regu aparat TNI," kata Yuspahruddin, Kamis (5/2).

Lebih lanjut, Yuspahruddin mengemukakan dari hasil survei, ada sejumlah alternatif lokasi yang direncanakan dibangun lokasi pos pengamanan.

"Dua lokasi tersebut berada di Selok Jero atau di Plawangan yang berada di sebelah barat Pulau Nusakambangan. Tetapi, nantinya akan dikaji lagi, lokasi mana yang paling strategis," ucapnya.

Pendirian pos pengamanan di Pulau Nusakambangan, menurut Yuspharuddin, berdasarkan pada kebutuhan untuk menjaga pulau penjara tersebut agar tetap steril dan tertutup, karena hingga kini masih menjadi tempat pembinaan para narapidana. Selain itu, juga pos pengamanan didirikan untuk memantau pergerakan penduduk liar dan menjaga cagar alam yang ada di Nusakambangan.

"Intinya meningkatkan pengamanan, supaya pulau tersebut tetap steril," paparnya.

Meski demikian, ia tak menampik banyak penduduk liar yang telah masuk ke Pulau Nusakambangan dan membuka lahan untuk pertanian dan perkebunan.

"Mengenai penduduk ilegal, kami serahkan ke Pemkab Cilacap. Karena secara aturan, pendatang memang dilarang masuk ke Nusakambangan. Kami serahkan ke pemkab untuk menindaknya," ucapnya.

Dari data Pemkab Cilacap, penduduk liar di Nusakambangan saat ini mencapai 325 kepala keluarga. Penduduk tersebar di sejumlah titik, di antaranya di Selok Jero, Jengkolan, Jongorasu dan Karang Lenang. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Keangkeran Nusa Kambangan
  2. TNI
  3. Banyumas
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini