Cegah Lonjakan Covid-19, Warga Bandung Raya Diimbau Tak Silaturahmi Jarak Dekat

Rabu, 20 Mei 2020 15:16 Reporter : Henny Rachma Sari
Cegah Lonjakan Covid-19, Warga Bandung Raya Diimbau Tak Silaturahmi Jarak Dekat Gedung Sate. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Polda Jawa Barat (Jabar) meminta warga tidak melakukan mudik lokal meski hanya di lingkup wilayah Bandung Raya.

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga mengatakan pelarangan tersebut sudah sesuai dengan aturan pemerintah soal Larangan mudik pada Idul Fitri kali ini.

"Meski berjarak dekat, mudik tetap tidak diperbolehkan," kata Erlangga di Bandung, Selasa.

Selain itu, Erlangga mengatakan bahwa larangan tersebut juga berlaku bagi lingkup kecamatan karena biasanya banyak warga yang bepergian di dalam kota menjelang atau setelah Lebaran.

Maka dari itu, dia mengimbau masyarakat untuk menghindari bepergian meski masih di dalam kota. Hal ini untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

"Kami kan mengimbau saja. Kalau untuk silaturahmi di dalam kota, dihindari dahulu," katanya menegaskan.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung Miftah Farid juga meminta masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan media sosial (medsos) untuk melakukan silaturahmi menjelang atau setelah Lebaran.

Menurut dia, penyampaian permohonan maaf lahir dan batin yang biasa dilakukan ketika saat lebaran, tidak akan berkurang pahalanya apabila disampaikan melalui media sosial. Pasalnya, situasi darurat Covid-19 ini mengharuskan masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial.

"Sekarang sudah ada media sosial, insyaallah, tidak akan mengurangi pahala karena ada darurat seperti sekarang, manfaatkan media sosial itu untuk menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin," kata Miftah di Bandung, Jumat (15/5). Seperti diberitakan Antara. [rhm]

Baca juga:
Sebut Tenaga Medis Alay dan Kecam Tagar IndonesiaTerserah, Pria di Jember Minta Maaf
Pelindo II Catat Penurunan Tajam Aktivitas Penumpang di Pelabuhan Imbas Corona
Kemendikbud Catat 646.200 Sekolah Tutup Akibat Virus Corona
Produksi 14 Juta Ton, Pupuk Indonesia Siap Penuhi Kebutuhan Optimalisasi Lahan Rawa
Menteri Erick Prediksi Setoran Dividen Hilang 50 Persen Imbas Corona
Wapres AS Mengaku Tidak Minum Obat Anti-Malaria Setelah Trump Mengaku Meminumnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini